Demo Site

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Friday, July 23, 2010

Cara Mengisi Bukti Transkasi

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Ada banyak jenis bukti transkasi yang digunakan dalam melakukan berbagai transkasi. Tidak semua orang sering menggunakan berbagai jenis bukti transkasi, nah sekarang saya akan membahas tentang cara Mengisi Bukti Transaksi yang sering digunakan.

Jika dilihat dari asalnya bukti transaksi dibedakan menjadi :

1. Bukti transaksi internal berupa memo

2. Bukti transaksi eksternal berupa :

  • Faktur (Invoice)
  • Kuitansi (Official receipt)
  • Nota debet (Debit memo)
  • Nota kredit (Credit memo)
  • Cek (Cheque)
  • Bilyet giro
  • Rekening koran

Cara mengisi bukti transaksi yang menjadi bukti transaksi internal dan eksternal adalah sbb :

1. Memo, yang perlu diisi dalam memo antara lain :

  • Nomor memo
  • Tanggal
  • Nama pembuat memo
  • Nama pihak yang dituju dalam memo
  • Subyek memo
  • Isi memo


Blanko



Isi memo

2. Memo, yang perlu diisi dalam memo antara lain :

  • Nama dan alamat penjual
  • Nomor faktur
  • Nama dan alamat pembeli
  • Di dalam format kolom diisi nomor urut, nama/jenis barang, banyaknya barang, harga satuan, jumlah harga ( banyaknya barang dikalikan harga satuan ), jumlah total
  • Tanggal pembayaran
  • Otorisasi penyerahan
  • Otorisasi penerimaan
Blanko faktur

Isian Faktur

3. Kuitansi, yang perlu diisi dalam kuitansi antara lain :


Blanko kuitansi

  • Nomor urut
  • Nama yang menyerahkan pembayaran
  • Jumlah nominal pembayaran dalam huruf
  • Maksud pembayaran
  • Jumlah nominal pembayaran dalam angka
  • Tempat dan tanggal
  • Nama penerima pembayaran

4. Nota debet, yang perlu diisi dalam nota debet antara lain :

  • Nama pihak yang mengeluarkan nota debet ( pihak pembeli )
  • Nama pihak yang dituju
  • Nomor nota debet
  • Nomor item barang
  • Nama/jenis barang
  • Banyaknya barang
  • Harga satuan
  • Jumlah harga ( banyak barang x harga satuan )
  • Total jumlah
  • Tempat dan tanggal
Blanko Nota Debet


Isian Nota Debet

5. Nota kredit, dibuat oleh pihak penjual cara mengisi nota kredit sama dengan nota debet


Blanko Nota Kredit



Isian Nota Kredit

6. Cek, yang perlu diisi dalam cek antara lain :

  • Periksa apakah semua lembaran cek dan potongannya telah diberi nomor
  • Tanggal pengisian
  • Nama penerima
  • Jumlah nominal dalam huruf dan angka
  • Tanda tangan pihak yang melakukan penarikan
  • Pada cek yang salah tulis kalimat “ tidak berlaku/valid”

    Blanko cek


    Isian cek

7. Bilyet giro, yang perlu diisi dalam bilyet giro antara lain :

  • Tanggal
  • Jumlah nominal yang dipindah bukukan dalam huruf dan angka
  • Nama pihak penerima giro bilyet termasuk nama bank penerima
  • Nama pihak yang mengeluarkan bilyet giro

Blanko bilyet


Isian Bilyet Giro

8. Rekening koran , yang perlu diisi dalam rekening koran antara lain :

  • Nomor
  • Tanggal transaksi
  • Sandi
  • Jumlah nominal debet/kredit ( kolom mutasi )
  • Saldo
  • Blanko rek koran
  • Kolom pengesahan petugas bank


Blanko Rekening Koran

Selain bukti transaksi yang telah dikemukakan di atas juga terdapat bukti transaksi lainnya yaitu :

1. Nota kontan dipergunakan sebagai bukti transaksi pembelian atau penjualan secara tunai.

Nama pihak yang mengeluarkan nota kontan

Yang perlu diisi dalam nota kontan antara lain :

  • Nomor nota kontan
  • Tanggal transaksi
  • Di dalam format kolom diisi nomor urut, nama/jenis barang, banyaknya barang, harga satuan, jumlah harga (banyaknya barang dikalikan harga satuan), jumlah total
Blanko

Isian nota kontan

2. Nota permintaan barang merupakan rancangan formulir untuk permintaan dari gudang, yang perlu diisi dalam nota permintaan barang antara lain :

  • Tanggal permintaan dari kepala bagian gudang
  • Nomor urut
  • Nama/jenis barang
  • Merk barang yang diminta
  • Banyaknya barang yang diminta

Keterangan diisi dengan keterangan barang yang diminta, seperti segera, barang habis atau hal lainnya.


Blanko


Isian Nota Permintaan

3. Surat pesanan dibuat untuk menjamin keabsahan pesanan dan untuk keyakinan supplier, dalam membuat surat pesanan bagian pembelian hendaknya melihat daftar harga dan persyaratan dari supplier.

Yang perlu dimuat dalam surat pesanan antara lain :
  • Kepala surat ( nama, alamat, no telepon/fax perusahaan )
  • Nomor surat
  • Pada format kolom, diisi dengan nama barang dan banyaknya barang yang dipesan
  • Cara pembayaran diisi dengan nama bank, nomor rekening, nama pihak yang mewakili pihak penjual
  • Salam penutup diisi dengan tanda tangan dan nama pihak pembeli


















4. Kartu persediaan dibuat untuk mencatat barang yang telah berada di gudang, pencatatannya dapat dilakukan secara manual atau secara komputerisasi. Yang perlu dimuat dalam kartu persediaan antara lain :

Yang perlu dimuat dalam kartu persediaan antara lain :

  • Bulan dan tahun dibuatnya kartu persediaan
  • Kolom label diisi dengan nama, ukuran dan kode produk
  • Kolom masuk diisi dengan banyaknya barang yang masuk sesuai urutan tanggal
  • Kolom keluar diisi dengan banyaknya barang yang keluar sesuai dengan urutan tanggal
  • Kolom saldo diisi dengan rumus Saldo = Saldo + ( masuk – keluar )
  • Kartu persediaan
  • Keterangan diisi dengan hal-hal yang menjadi catatan, seperti jumlah batas pesanan


    Kartu Persediaan


    Semoga beberapa contoh cara pengisian bukti transaksi diatas dapat membantu kamu,

    sumber : http://pustaka.ictsleman.net/bisnis/penjualan/10_mengisi_bukti_transaksi/materi3.html

2 komentar:

Anonymous said...

kok gambarnya gak keluar sih bos??

UII Official said...

I found a lot of informative stuff in your article. Keep it up. Thank you.
I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

twitter : @profiluii

Post a Comment

Silahkan berikan komentar, kritik, saran serta tambahan untuk tulisan diatas....

Related Posts with Thumbnails