Demo Site

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Thursday, May 7, 2009

TINGKAT IMBALAN INTERNAL (INTERNAL RATE OF RETURN, IRR)

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Tingkat imbalan internal (internal rate of return, IRR) adalah hasil bunga sebenarnya yang diberikan oleh suatu proyek investasi selama masa manfaatnya. Tingkat imbalan internal disebut pula tingkat imbalan yang disesuaikan dengan waktu (time-adjusted rate of return).
Tingkat imbalan dihitung dengan mencari tingkat diskonto (discount rate) yang akan menyetarakan nilai sekarang invesatsi (arus keluar kas) yang dibutuhkan oleh sebuah proyek dengan nilai sekarang imbalan (arus masuk kas) yang dialirkan oleh proyek tersebut.
Tidak sebagaimana halnya metode nilai sekarang bersih, metode tingkat imbalan internal tidak berupaya mencari kas guna menentukan apakah suatu investasi diterima atau tidak, namun berusaha mencari tarif diskonto dimana nilai sekarang bersih sebuah proyek/investasi sama dengan nol. Metode ini menunjukkan penerimaan atau penolakan suatu investasi dalam bentuk persentase, tidak dalam bentuk kas.

Supaya dapat diterima menurut kriteria metode tingkat imbalan internal, sebuah proyek mestilah mempunyai tingkat imbalan internal yang lebih tinggi daripada tingkat lainnya, yang biasa disebut tingkat “rintangan” ataupun tingkat “pisah batas”. Apabila tarif/tingkat imbalan internal yang disesuaikan dengan waktu sebuah proyek lebih besar daripada tarif imbalan minimal original (yang merupakan tingkat rintangan), maka proyek tersebut dapat diterima. Apabila hal yang sebalinya yang terjadi, proyek tersebut seyogyanya ditolak.
Tingkat imbalan internal biasanya ditentukan melalui proses coba-coba (trial and error). Berikut ini disajikan profil arus kas untuk proyek tertentu, dimana tanda (+) dan (-) masing-masing menunjukkan arus kas positif dan negatif.

Tahun 0
- Rp 27.145.000 Tahun 1
+ Rp 2.000.000 Tahun 2
+Rp 10.000.000 Tahun 3
+ Rp 18.000.000

Berapakah tingkat imbalan internal proyek tersebut?
Jawabannya tidak jelas sehingga perlu dimulai dengan memilih suatu tingkat diskonto sebagai tingkat IRR. Metode IRR mencoba mencari suatu tingkat yang menyamakan arus masuk kas Rp 2.000.000 pada tahun pertama Rp 10.000.000 pada tahun kedua, dan Rp 18.000.000 pada tahun ketiga dengan suatu arus keluar kas dalam bentuk investasi Rp 27.145.000 pada awal tahun pertama. Pertama-tama dipilih secara coba-coba terif 10% per tahun. Nilai sekarang bersih proyek pada tarif 10% ini adalah:

- Rp 27.145.000 + Rp 2.000.000 (0,909) + Rp 10.000.000 (0,826) + Rp 18.000.000 (0,751)
= - Rp 27.145.000 + Rp 1.818.000 + Rp 8.260.000 + Rp 13.518.000 = - Rp 3.549.000

hasilnya masih negarif (- Rp 3.549.000). Perlu dicari kembali tingkat diskonto yang tidak meperlihatkan nilai sekarang bersih positif maupun negatif. Tarif 10% ternyata terlalu tinggi. Berikutnya dicoba tarif 8%. Nilai sekarang bersih proyek dengan tarif 8% adalah:

- Rp 27.145.000 + Rp 2.000.000 (0,929) + Rp 10.000.000 (0,857) + Rp 18.000.000 (0,793)
= - Rp 27.145.000 + Rp 1.850.000 + Rp 8.570.000 + Rp 14.274.000 = - Rp 2.451.000

Hasilnya masih menunjukkan angka negatif (- Rp 2.451.000). Ternyata tarif 8% masih terlalu tinggi. Berikutnya dicoba tarif 5%:

- Rp 27.145.000 + Rp 2.000.000 (0,952) + Rp 10.000.000 (0,907) + Rp 18.000.000 (0,863)
= - Rp 27.145.000 + Rp 1.904.000 + Rp 9.070.000 + Rp 15.534.000 = - Rp 637.000

hasilnya masih menunjukkan angka negatif (- Rp 637.000). Tarif 5% ternyata masih tinggi pula. Selanjutnya dicoba 4%:

- Rp 27.145.000 + Rp 2.000.000 (0,961) + Rp 10.000.000 (0,924) + Rp 18.000.000 (0,888)
= - Rp 27.145.000 + Rp 1.922.000 + Rp 9.240.000 + Rp 15.984.000 = Rp 1.000

Dengan melakukan cara coba-coba, ternyata IRR proyek tadi terletak di antara tarif 4% dan 5%. Untuk menentukan apakah proyek ini dapat diterima, maka perlu ditentukan dulu tarif rintangannya. Apabila tarif rintangannya adalah 3%, maka proyek ini dapat diterima. Namun apabila tarif rintangannya adalah 6%, maka proyek tersebut haruslah ditolak.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar, kritik, saran serta tambahan untuk tulisan diatas....

Related Posts with Thumbnails