Demo Site

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Wednesday, April 8, 2009

Pengkodean dalam Sistem Informasi Akuntansi

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
PENGERTIAN KODE
Kode adalah suatu rerangka (Framework) yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan.
Dalam sistem pengolahan data akuntansi, kode memenuhi berbagai tujuan berikut ini :
  • Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik
  • Meringkas data
  • Mengklasifikasikan rekening atau transaksi
  • Menyampaikan makna tertentu
Dasar Penyusunan Kode Rekening :
  • Pertama-tama perkiraan-perkiraan dipisahkan antara perkiraan Neraca dan perkiraan Rugi Laba.
  • Baik perkiraan Neraca dan perhitungan Rugi/Laba disusun seperti terdapat dalam Neraca dan Laporan Rugi/Laba
  • Tiap kelompok baik Neraca maupun laporan Rugi/laba disediakan sejumlah Nomer-Nomer Tertentu.Dalam menyediakan Nomer-nomer tersebut perlu diperhitungkan kemungkinan timbulnya perkiraan baru didalam satu kelompok..
Metode Pemberian Kode Rekening
Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu :
  • Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code)
  • Kode Angka Blok (block numerical code)
  • Kode Angka Kelompok (group numerical code)
  • Kode Angka Desimal (decimal code)
  • Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference)
Kode Angka atau Alphabet Urut
Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar diberi kode angka atau huruf yang berurutan
Pemberian kode dengan Kode Angka Urut ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
  • Rekening diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil ke angka besar.
  • Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama.
  • Perluasan klasifikasi pada suatu rekening akan mengakibatkan perubahan kode semua rekening yang kodenya lebih besar dari kode rekening yang mengalami perluasan.
Contoh
Kode Angka Blok
  • Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya.
  • Pemberian kode dengan Kode Angka Blok ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Rekening diberi kode dengan blok angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar
- Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama.
- Perluasan klasifikasi pada suatu rekening ditampung dengan menyediakan angka cadangan dalam setiap blok yang diperkirakan akan mengalami perluasan klasifikasi.
- Rincian susunan dan kode rekening dengan menggunakan Kode Angka Blok

Kode Angka Kelompok
Kode Angka Kelompok terbentuk dari dua atau lebih sub-codes yang dikombinasikan menjadi satu kode. Kode Angka Kelompok ini mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Rekening diberi kode angka atau kombinasi angka dan huruf
- Jumlah angka dan/atau huruf dalam kode adalah tetap
- Posisi angka dan/atau huruf dalam kode mempunyai arti tertentu
- Perluasan klasifikasi dilakukan dengan memberi cadangan angka dan/atau huruf ke kanan

Contoh
Tiap Angka dalam tiap Nomor mempunyai Arti tersendiri
Nomor 101 s.d 199 yang masuk golongan aktiva, dapat dibagi sebagai berikut :
Kode Angka Desimal
Desimal berarti persepuluhan. Kode Angka Desimal memberi kode angka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi maksimum 10 sub-kelompok dan membagi sub-kelompok menjadi maksimum 10 golongan yang lebih kecil dari sub-kelompok tersebut.
Pemberian kode dengan Kode Angka Desimal ini memiliki karakteristik sbb :
-Rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar.
-Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar memiliki jumlah angka yang lebih -sedikit bila dibandingkan dengan klasifikasi rinciannya.
-Perluasan klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan maksimum pecahan tidak lebih dari 10 Pemberian kode perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di sebelah kanannya.

Persediaan Bahan Baku dibagi maksimum 10 golongan :
Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf.
Metode ini menggunakan kode berupa kombinasi angka dengan huruf. Setiap rekening diberi kode angka yang dimukanya dicantumkan huruf singkatan kelompok rekening tersebut. Misalnya :
AL 101
ATL 112
MO 245
AL merupakan singkatan dari Aktiva Lancar, ATL singkatan dari Aktiva Tidak Lancar dan MO singkatan dari Modal.
Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Merancang Kode Rekening
Dalam merancang rerangka kode rekening, berbagai pertimbangan berikut ini perlu diperhitungkan :
- Kerangka harus secara logis memenuhi kebutuhan pemakai dan metode pengolahan data yang digunakan.
- Setiap kode harus mewakili secara unik unsur yang diberi kode.
- Desain kode harus mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan.

oleh : Edie S.Makmoer

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar, kritik, saran serta tambahan untuk tulisan diatas....

Related Posts with Thumbnails