Demo Site

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Sunday, March 29, 2009

Permintaan

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Pasar
Kehadiran pasar bertujuan untuk memudahkan pertukaran produk, jasa dan sumber daya. Para pembeli dan para penjual ada di pasar dan mempunyai keinginan untuk membeli atau menjual dengan menawarkan atau menanyakan harga dalam jumlah tententu. Sekalipun suatu transaksi tidak berlangsung, kejadian ini dianggap sebagai penetapan harga produk

Permintaan
Permintaan adalah ungkapan keinginan dan kemampuan seorang pembeli untuk memperoleh jumlah tertentu dari suatu barang dalam berbagai kemungkinan harga yang pembeli mungkin dapat tawarkan. Permintaan dapat dianggap sebagai suatu daftar harga dan jumlah dalam pikiran pembeli.

Hukum Permintaan
Hukum permintaan menyatakan bahwa hubungan antar harga dan jumlah yang ada di dalam pikiran para pembeli selalu berbanding terbalik. Hukum permintaan memberikan gambaran seperti suatu kurva terbuka ke bawah. Hukum permintaan dapat dijelaskan dengan menyusutnya manfaat marginal, pengaruh pendapatan dan pengaruh penggantian; hal itu juga dapat dilihat dengan bantuan kurva indiferensi.

Pertimbangan Hukum Permintaan
Hukum permintaan dipengaruhi oleh:
- harga sebagai rintangan untuk mengkonsumsi
- penyusutan manfaat marginal,
- pengaruh perubahan pendapatan dan pengaruh penggantian.
Hal ini juga disebabkan oleh penyusutan penggantian tingkat marginal pada kurva indiferensi

Pengaruh Pendapatan
Pada hukum permintaan dapat dijelaskan dengan mengamati bahwa perubahan harga secara mendadak akan mempengaruhi daya beli konsumen. Jika harga menjadi lebih rendah dari diharapkan, dana yang tersisa itu akan menyebabkan konsumen dapat membeli lebih banyak. Suatu peningkatan harga secara mendadak akan menyebabkan konsumen untuk membeli lebih sedikit.

Grafik Permintaan
Hukum permintaan digambarkan dengan nyata oleh suatu kurva terbuka ke bawah yang memperlihatkan bahwa ketika harga menurun, jumlah permintaan akan meningkat dan demikian pula sebaliknya.

Permintaan Pasar
Permintaan pasar adalah jumlah total permintaan individu.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN
Harga merupakan faktor penentu utama dari jumlah permintaan. Faktor penentu permintaan selain harga adalah:
- jumlah pembeli,
- cita rasa,
- pendapatan,
- harga barang-barang lain (baik barang pelengkap maupun barang pengganti), dan
- perkiraan harga ke depan.

Harga Barang-Barang Terkait
Harga barang-barang terkait juga akan mempengaruhi permintaan dari suatu barang dengan dua pola yang saling bertentangan, tergantung apakah barang-barang tersebut dianggap oleh pembeli sebagai barang pelengkap atau pengganti.

Barang-Barang Pelengkap
Suatu barang dianggap sebagai pelengkap jika konsumsi barang tersebut terkait satu sama lain. Sebagai contoh, mobil dan ban: ban ada dijual sebab ada mobil dijual dan demikian pula sebaliknya. Peningkatan harga mobil akan menyebabkan berkurangnya mobil yang dibeli, dan demikian juga jadinya nanti dengan ban. Hubungan antara harga mobil dan jumlah permintaan ban adalah berbanding terbalik.

Barang-Barang Pengganti
Barang-barang pengganti adalah barang-barang yang di pikiran konsumen dapat digantikan oleh barang lain. Sebagai contoh, teh dan kopi untuk banyak (walaupun tidak semua) konsumen adalah barang-barang yang dapat bertukar tempat. Jika harga teh naik, pembelian teh akan berkurang dan pembelian kopi akan meningkat. Dengan demikian, hubungan antara harga teh dan jumlah permintaan kopi adalah berbanding lurus.

Jumlah Permintaan
Suatu perubahan pada faktor penentu bukan harga akan menyebabkan keseluruhan permintaan konsumen berubah. Gambaran ini dapat dinyatakan sebagai suatu pergeseran kurva permintaan ke sebelah kanan atau ke kiri. Pergeseran permintaan ini harus dibedakan dari pergerakan sepanjang kurva permintaan yang disebabkan oleh perubahan harga: perubahan harga hanya akan menyebabkan perubahan jumlah permintaan, tetapi secara keseluruhan daftar permintaan tetap sama.

Saturday, March 28, 2009

Jenis - Jenis Perusahaan

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Ada 3 Jenis Perusahaan, yaitu Perusahaan Manufaktur , Perusahaan Jasa, dan Perusahaan Dagang

  1. Perusahaan Manufaktur
Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang mengolah bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bisa juga mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi. Perusahaan manufaktur menghasilkan barang melalui proses pabriksasi dan rekayasa teknis.
Contoh perusahaan manufaktur adalah Krakatau Steel (memproduksi baja)

  1. Perusahaan Jasa
Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menghasilkan manfaat kepada konsumen yang sifatnya tidak berwujud tetapi bisa dirasakan. Misalnya jasa pelayanan, keramahtamahan, petualangan, dan hiburan. Hasil dari kegiatan jasa tidak bisa disamakan antara satu dengan lainnya karena umumnya berkaitan langsung dengan konsumennya.

Jasa tidak mungkin disimpan dalam persediaan. Artinya, jasa tidak bisa disimpan, dijual kembali kepada orang lain, atau dikembalikan kepada produsen jasa dimana ia membeli jasa.

Bisnis Jasa
Contoh dari bisnis jasa yang perkembangannya cukup pesat adalah:
1. Bisnis jasa: konsultan, keuangan, perbankan
2. Perdagangan jasa: eceran, pemeliharaan dan perbaikan
3. Jasa infrastruktur: komunikasi, transportasi
4. Jasa personal/sosial: restoran, perawatan kesehatan
5. Administrasi umum: pendidikan, pemerintah.

  1. Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bergerak dalam penyampaian barang dari produsen ke konsumen tanpa mengubah fisik barang tersebut. Perusahaan dagang sering disebut distributor.

Friday, March 27, 2009

Hubungan Perjanjian Dan Perikatan

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Perjanjian memiliki pengertian lebih luas ketimbang perikatan.
Perjanjian adalah suatu perbuatan satu atau lebih subjek hukum untuk mengikatkan diri terhadap satu atau lebih subjek hukum lainnya dengan nama apa pun, baik tertulis maupun tidak tertulis.

Sedangkan Perikatan adalah hubungan hukum yang terjadi antara 2 (dua) subjek hukum atau lebih, yang terletak di dalam lapangan harta kekayaan, di mana pihak yang satu berhak atas prestasi dan pihak lainnya wajib memenuhi prestasi itu.
Seseorang bisa terikat dengan orang lain adalah karena sudah membuat perjanjian yang syah menurut Hukum, hitam di atas putih dan dibubuhi materai secukupnya.

Wednesday, March 25, 2009

Jenis - Jenis Organisasi Perusahaan

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Jenis-jenis Perusahaan yang ada di Indonesia adalah :

* Perusahaan Perorangan
Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang dijalankan dan dimodali oleh satu orang sebagai pemilik dan penanggung jawab. Utang perusahaan berarti utang pemiliknya. Dengan demikian seluruh harta kekayaan si pemilik jadi jaminan perusahaan. Badan Usaha seperti ini tidak perlu berbadan hukum, walaupun jika ingin, boleh dilakukan.

Keuntungan Perusahaan Perorangan:
* Keuntungan menjadi milik sendiri
* Mudah mendirikannya
* Tidak perlu berbadan hukum
* Rahasia perusahaan terjamin
* Biaya organisasi rendah, karena organisasi tergolong sederhana
* Aktifitasnya relatif simpel
* Manajemennya fleksibel

Sedangkan kekurangannya:
* Modal tidak terlalu besar
* Aset pribadi sulit dibedakan dengan aset perusahaan
* Perusahaan sulit berkembang karena kurangnya ide-ide
* Pengelolaan tergantung kemampuan si pemilik
* Kelangsungan perusahaan kurang terjamin
* Tanggung jawab pemilik tidak terbatas

* Pesekutuan:
  • Persekutuan dengan firma- Fa
Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma; secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa, adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

  • Persekutuan komanditer (CV)
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Dari pengertian di atas, kita dapat membedakan sekutu menjadi dua bagian:

* Sekutu aktif atau sekutu Komplementer, adalah sekutu yang menjalankan perusahaan dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga. Artinya, semua kebijakan perusahaan dijalankan oleh sekutu aktif. Sekutu aktif sering juga disebut sebagai persero kuasa atau persero pengurus.

* Sekutu Pasif atau sekutu Komanditer, adalah sekutu yang hanya menyertakan modal dalam persekutuan. Jika perusahaan menderita rugi, mereka hanya bertanggung jawab sebatas modal yang disertakan dan begitu juga apabila untung, uang mereka memperoleh terbatas tergantung modal yang mereka berikan. Status Sekutu Komanditer dapat disamakan dengan seorang yang menitipkan modal pada suatu perusahaan, yang hanya menantikan hasil keuntungan dari inbreng yang dimasukan itu, dan tidak ikut campur dalam kepengurusan, pengusahaan, maupun kegiatan usaha perusahaan. Sekutu ini sering juga disebut sebagai persero diam.

Persekutuan komanditer biasanya didirikan dengan akta dan harus didaftarkan. Namun persekutuan ini bukan merupakan badan hukum (sama dengan firma), sehingga tidak memiliki kekayaan sendiri.

* Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

* Perseroan Terbatas (PT)
* PT Tertutup
* PT Terbuka
* PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
* PT Penanaman Modal Asing (PMA)
* PT Persero
* Perusahaan Jawatan (Perjan)
* Perusahaan Umum (Perum)



* Yayasan
Yayasan (Inggris: foundation) Yayasan merupakan suatu bagian dari perkumpulan yang berbentuk Badan Hukum dengan pengertian/definisi yang dinyatakan dalam Pasal 1 butir 1 Undang-Undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan yaitu suatu Badan Hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang social, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota.

* Perkumpulan
a. Bersifat dan bertujuan komersial;
b. Mementingkan keuntungan (profit oriented);
c. Mempunyai anggota.

Hukum Online[dot]com

* Maatchaap
Maatschap didirikan atas dasar suatu perjanjian pendirian maatschap oleh pihak-pihak yang bersangkutan (yang disebut sekutu). Para pihak ini mengikatkan diri dalam suatu perjanjian untuk memasukkan sesuatu dalam persekutuan dengan maksud untuk membagi keuntungan dihasilkan oleh persekutuan tersebut, dengan syarat bahwa masing-masing sekutu diwajibkan memasukkan inbreng (bisa berupa barang-barang, uang, atau keahlian) ke dalam persekutuan tersebut.Maatchaap

Sumber : Wikipedia

Monday, March 23, 2009

Tips Sukses Ujian

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Ujian Nasional dan Ujian masuk perguruan tinggi sebentar lagi, Untuk itu kita perlu mempersiapkan dengan baik. Mulai dari persiapan menghadapi ujian Nasional, saat ujian ataupun saat akan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, baik Ujian mandiri, ataupun SNMPTN.

Yang sebaiknya dilakukan sebelum dan saat ujian adalah

1. Harus ada niat dan komitmen...
Pakai hampir semua waktu yang kamu punya untuk belajar secara EFEKTIF.
kebanyakan anak-anak komit untuk belajar, tp hanya belajar saja,, tidak benar-benar serius memikirkan pelajaran, efektif atau tidak kah belajar yang dilakukannya...

Nah, ini dia yang harus kamu pastikan, belajar dengan efektif dan semua hal yang tidak penting disingkirin dulu... minta dukungan dari keluarga, pacar ataupun teman-teman kamu...
tp ya refreshing juga harus, olahraga, nonton, atau ngobrol bareng temen... agar otak mu lebih santai.. Tp ya porsinya harus disesuaikan juga. dan yang paling penting, BELAJAR EFEKTIF.

lalu bagaimana belajar yang Efektif?
Yang pasti kemampuan kamu di satu subject harus meningkat, ada cara atau konsep baru yang kamu pelajari, bisa juga kamu latihan variasi soal baru...

2. Jangan menunda untuk mengerti..

Walaupun kamu sering mengerjakan soal-soal latihan,,, tp ternyata soal-soal yang kamu kerjakan adalah soal-soal yang sudah kamu pahami... yang belum bisa, teteup aja masih nanggung2 dipahaminya...

yang seperti ini bukannya cuma menghabiskan waktu buat belajar?? padahal masih ada materi yang belum di pahami.... kalo sampai ujian tetap tidak menguasai?? sayang kan....

Lalu, seharusnya bagaimana?

Menurut saya, setiap kamu belajar, kamu komitmen dengan diri kamu sendiri, untuk bisa mengerti dengan tuntas dan MANTAP materi yang belum dimengerti tadi atau masih nanggung2 ngertinya...

3. Fokus pada sedikit bab
Biasanya, saat-saat terakhir, justru panik karena banyak yang belum bisa, sehingga belajar juga tidak terarah... dan kita malah menjadi stress dan belajar pun tidak efektif...

jadi, kalo mau belajar nya di fokuskan pada soal-soal:
1. Yang masih tanggung2 menguasainya
2. Banyak keluar di Test

dan, Fokuskan segala tenaga, dan daya upaya yang kamu punya untuk beberapa bab yang belum kamu kuasai. dan tetap terus latihan soal agar lebih mantap.

Saat tes dimulai
  1. Bacalah Doa ,, agar lebih tenang, jangan lupa meminta restu dari ORTU, keluarga dan saudara2...
  2. Siapkan peralatan tempur kamu dengan baik, pensil harus 2B asli, (kalau perlua bawa cadangan) serutan, penghapus, kartu ujian ataupun papan berjalan, kalau2 meja sekolah kamu ada yang tidak rata!
  3. Datang 15-30 menit sebelum ujian dimulai, agar kita bisa siap-siap dan lebih santai.
  4. Kerjakan soal yang kamu anggap mudah terlebih dahulu.. jangan fokus dengan 1 soal saja...
  5. Manage waktu kamu pasmengisi soal,,, misalnya, waktu mengerjakan soal 90 menit, dan ada 40 soal pilihan ganda... jadi 1 soal rata-rata harus kamu kerjakan selama 2.25 menit. (sekaligus kamu isi data diri)
  6. Jika soal hitungan dan kamu butuh corat-coret, kamu corat-coret aja di kertas soal kamu, LJK jangan sampai terlipat, ataupun kotor terlalu banyak hapusan. agar dapat terbaca baik oleh scanner.
  7. Sebaiknya jika kamu mendapat bocoran kamu jangan langsung percaya, kamu hitung dulu, soalnya ada juga loh anak pinter yang bohongin temen-temen nya... (ini pengalaman pribadi).
  8. Gunakan lah pembulat, lakukan dari samping ke tengah...
  9. Jika kamu butuh penyegaran, jangan terlalu tegang, lihatlah kearah luar yang segar, misalkan pepohonan tapi jangan terlalu lama juga,agar waktu tidak habis terbuang
  10. Kompak dengan temen-temen yang lain, sebelum bel berbunyi jangan ada yang keluar kelas, agar konsentrasi kita gak pecah... tetapi biasanya sebelum UN sudah disosialisaikan oleh pihak sekolah....
Semoga tips ini dapat bermanfaat ^_^

Wednesday, March 18, 2009

Currency Converter

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Dari kemarin kita Belajar tentang ekonomi mulu,,,,

Nah, sekarang saya mau berbagi info,,,
Kita tentunya sudah tahu, kurs akan berubah-ubah setiap saat,,, kalau yang rajin tongkrongin berita pasti tau tentang kurs berbagai mata uang didunia....

Tapi dengan adanya internet, kita jadi lebih mudah mengetahui perubahan nilai-nilai kurs diseluruh dunia....

Contohnya, seperti sekarang, tanggal 19 Maret 2009, Pukul 11:14, 1USD = Rp.11.945
Kita bisa mengetahui dengan Currency Converter, kamu bisa langsung mengetahui nilai mata uang seluruh dunia yang kamu mau... seilahkan menuju Yahoo Finance Currency Converter

Tinggal pilih aja negara yang mata uangnya mau kamu convert... mudah bukan??
selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Monday, March 16, 2009

Kapitalisme

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Pengertian Kapitalisme

Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang menekankan peran kapital (modal), yakni kekayaan dalam segala jenisnya, termasuk barang-barang yang digunakan dalam produksi barang lainnya (Bagus, 1996).

Ebenstein (1990) menyebut kapitalisme sebagai sistem sosial yang menyeluruh, lebih dari sekedar sistem perekonomian. Ia mengaitkan perkembangan kapitalisme sebagai bagian dari gerakan individualisme. Sedangkan Hayek (1978) memandang kapitalisme sebagai perwujudan liberalisme dalam ekonomi.

Menurut Ayn Rand (1970), kapitalisme adalah "a social system based on the recognition of individual rights, including property rights, in which all property is privately owned". (Suatu sistem sosial yang berbasiskan pada pengakuan atas hak-hak individu, termasuk hak milik di mana semua pemilikan adalah milik privat).

Heilbroner (1991) secara dinamis menyebut kapitalisme sebagai formasi sosial yang memiliki hakekat tertentu dan logika yang historis-unik.

Logika formasi sosial yang dimaksud mengacu pada gerakan-gerakan dan perubahan-perubahan dalam proses-proses kehidupan dan konfigurasi-konfigurasi kelembagaan dari suatu masyarakat. Istilah "formasi sosial" yang diperkenalkan oleh Karl Marx ini juga dipakai oleh Jurgen Habermas. Dalam Legitimation Crisis (1988), Habermas menyebut kapitalisme sebagai salah satu empat formasi sosial (primitif, tradisional, kapitalisme, post-kapitalisme).media.isnet.org


Pengkritik sistem kapitalis selalu berkata bahwa sistem ini mewujudkan jurang perbedaan yang kentara antara yang kaya dengan yang miskin.
Sistem yang bertentangan dengan ideologi ini ialah komunisme dan sosialisme.
Kapitalisme berasal dari perkataan kapital (bahasa Inggeris: capital) yang bermaksud "modal".

Ekonomi kapitalis berawal di Inggris di antara kurun ke-16 Masehi dan 19 Masehi. Walau bagaimanapun telah wujud ciri-ciri kapitalis sejak dulu lain terutamanya di kalangan saudagar Zaman Pertengahan.
Kapitalisme menjadi dominan di Barat semenjak berakhirnya era Feodalisme. Dari Inggris, kapitalisme merebak ke seluruh Eropa dan pada abad ke-19 dan 20, ia adalah sistem ekonomi utama di dunia yang memacu era perindustrian.

Golongan Kapitalis
Terdapat perbagai label untuk penyokong sistem kapitalisme. Di beberapa bagian di dunia, mereka dikenali sebagai liberal. Di Amerika Syarikat dan beberapa tempat, mereka yang menyokong kapitalisme dipanggil libertarian.

Mereka yang menyokong kapitalisme juga mempunyai perbedaan pendapat. Kebanyakan orang bersetuju bahawa kapitalisme akan berfungsi dengan baik dengan kawalan kerajaan. Di kebanyakan negara, kerajaan berusaha mengurus niaga jual beli agar berjalan dengan adil dan tidak menindas pekerja. Apabila terdapat campur tangan kerajaan dalam sistem ekonomi pasaran, ini dipanggil "ekonomi campuran" dan bukannya sistem kapitalisme yang tulen.

Kritikan terhadap kapitalisme
Golongan sosialis dan komunis adalah antara mereka yang menentang kapitalisme. Mereka mengatakan kapitalisme menjejaskan golongan pekerja kerana golongan kapitalis mendapat lebih banyak keuntungan sedangkan golongan pekerja mendapat gaji yang tidak setimpal. Wujudnya jurang yang luas kaya dan miskin serta mereka yang miskin dan bertambah miskin.

Karl Marx seorang pemikir komunis dari German dalam bukunya Das Kapital (The Capital) menulis bahawa kapitalisme hanya dapat disingkirkan apabila golongan pekerja mengambil alih kerajaan melalui revolusi.

Sunday, March 15, 2009

PERTANIAN INDONESIA DALAM DOMINASI POLITIK GLOBAL

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Latar Belakang
Kondisi pertanian Indonesia yang berhadapan dengan pertanian Negara lain, menimbulkan kegundahan hati bagi para pakar yang bergerak dibidang pertanian. Yang lebih disorotkan diseputar kebijakan ekonomi makro baik fiskal, moneter, investasi maupun perdagangan yang kurang, bahkan sama sekali tidak memihak dan mengorbankan kepentingan pembangunan sektor pertanian. Kebijakan yang diterapkan terlalu bias perkotaan, jasa dan industri, seperti otomotif, petrokimia, tekstil, baja, properti, dll. Dimana terus mendorong proses konglomerasi yang merapuhkan pondasi perekonomian nasional.

Diskriminasi politik terhadap sektor pertanian tersebut sangat paradoksal, padahal disadari atau tidak perekonomian nasional masih bertumpu kepada sektor pertanian. Peran agrobisnis pertanian yang sangat strategis, jelas dapat dilihat dari sumbangannya pada tahun 2003 sebesar 12% kepada PDB nasional serta menyediakan kesempatan kerja kurang lebih 60% dari total tenaga kerja keseluruhan, juga sebagai penyedia pangan bagi 220 juta penduduk, bahan baku industri, sumber devisa, sekaligus menjadi pasar potensial bagi produk-produk sektor manufaktur. Lebih dari itu sektor pertanian khususnya petani pangan memberikan kontribusi yang sangat siknifikan kepada stabilitas nasional melalui penciptaan ketahanan pangan.

Lambannya percepatan pembangunan pertanian selama 60 tahun, merdeka menyebabkan pertanian kita tertinggal 5 – 15 tahun dari kemajuan beberapa negara berkembang lainnya, bahkan 30 – 40 tahun dari negara-negara maju. Dan kedepan menjadi lebih tertinggal lagi, jika percepatan pembangunan pertanian di negeri ini tidak mampu melampaui bangsa-bangsa lain.
Sebagai bangsa yang besar dalam artian populasi penduduk dan potensi sumber daya alam, belum terlalu terlambat untuk mereposisi dan mendesain strategi dan kebijakan nasional guna meraih mimpi 20 tahun mendatang untuk mewujudkan “Pertanian Industrial Moderen Yang Tangguh Dan Berkelanjutan”.

Peran dan Sosok Pertanian Indonesia
  1. Peran Strategis Sektor Pertanian
Pertanian di Indonesia abad 21 harus dipandang sebagai suatu sektor ekonomi yang sejajar dengan sektor lainnya. Sektor ini tidak boleh lagi hanya berperan sebagai aktor pembantu apalagi figuran bagi pembangunan nasional seperti selama ini diperlakukan, tetapi harus menjadi pemeran utama yang sejajar dengan sektor industri. Karena itu sektor pertanian harus menjadi sektor moderen, efisien dan berdaya saing, dan tidak boleh dipandang hanya sebagai faktor pengaman untuk menampung tenaga kerja tidak terdidik yang melimpah atau pun penyedia pangan yang murah agar sektor industri mampu bersaing dengan hanya mengandalkan upah rendah.

Terpuruknya perekonomian nasional pada tahun 1997 yang dampaknya masih berkepanjangan hingga saat ini membuktikan rapuhnya fundamental ekonomi kita yang kurang bersandar kepada potensi sumber daya domestik. Pengalaman pahit krisis moneter dan ekonomi tersebut memberikan bukti empiris bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi terpaan yang pada gilirannya memaksa kesadaran publik untuk mengakui bahwa sektor pertanian merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan sektor andalan dan pilar pertahanan dan penggerak ekonomi nasional. Kekeliruan mendasar selama ini karena sektor pertanian hanya diperlakukan sebagai sektor pendukung yang mengemban peran konvensionalnya dengan berbagai misi titipan yang cenderung hanya untuk mengamankan kepentingan makro yaitu dalam kaitan dengan stabilitas ekonomi nasional melalui swasembada beras dalam konteks ketahanan pangan nasional.

Secara implisit sebenarnya stabilitas nasional negeri ini di bebankan kepada petani yang sebagian besar masih tetap berada di dalam perangkap keseimbangan lingkaran kemiskinan jangka panjang (the low level equilibrium trap). Pada hakekatnya sosok pertanian yang harus dibangun adalah berwujud pertanian modern yang tangguh, efisien yang dikelola secara profesional dan memiliki keunggulan memenangkan persaingan di pasar global baik untuk tujuan pemenuhan kebutuhan dalam negeri maupun ekspor (sumber devisa). Dengan semakin terintegrasinya perekonomian indonesia ke dalam perekonomian dunia, menuntut pengembangan produk pertanian harus siap menghadapi persaingan terbuka yang semakin ketat agar tidak tergilas oleh pesaing-pesaing luar negeri. Untuk itu paradigma pembangunan pertanian yang menekankan pada peningkatan produksi semata harus bergeser ke arah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani dan aktor pertanian lainnya dengan sektor agroindustri sebagai sektor pemacunya (leverage factor).

2.1.2 Agroindsutri Sebagai Sektor Yang Memimpin
Ada tiga jalur pilihan memacu industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi:
(a) industrialisasi yang mengandalkan industri berbasis luas (broad-based industry),
(b) industri berteknologi canggih dan rumit (hi-tech industry) dan bernilai tambah tinggi,
(c) industrialisasi berbasis pertanian yang didukung pertanian tangguh(agro-industry).

Agroindusti dapat menjadi suatu sektor yang memimpin dengan dasar:
· Memiliki keterkaitan (linkages) yang besar baik ke hulu maupun ke hilir.
· Produknya mempunyai nilai elastisitas permintaan akan pendapatan yang relatif tinggi (elastis) sehingga makin besar pendapatan masyarakat, akan makin terbuka pasar bagi produk agroindustri.
· kegiatannya bersifat ”resource base industry”sehingga dukungan dengan potensi sumberdaya alam yang besar merupakan keung-gulan komparatif dan kompetitif dengan pasar global.
· Menggunakan input yang renewable sehingga keberlangsungan (sustainability) kegiatannya lebih terjamin.
· Memiliki basis di pedesaan sehingga lebih berakar pada kegiatan ekonomi desa.
Dengan demikian pengembangan agroindustri tidak hanya ditujukan untuk pengembangan kegiatan agroindustri itu sendiri, tetapi sekaligus untuk mendorong kegiatan budidaya (on-farm agribusiness) dan kegiatan-kegiatan lain dalam sistem agribisnis secara keseluruhan melalui efek
multiplier (direct, indirect and induced). Hal ini dapat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi pencapaian berbagai tujuan pembangunan.

Wujud Agroindustri yang kuat dan maju mempunyai ciri :
(a) Berdaya saing tinggi dan bertumpu pada sumber sdaya manusia industrial yang berkualitas dan kemampuan pengusahaan teknologi yang tinggi sehingga mampu menghasilkan produk unggulan yang bernilai tambah tinggi;
(b) Struktur industri yang kukuh dan seimbang dengan keterkaitan yang erat, baik antar industri maupun antar sektor industri dengan sektor lainnya, sehingga mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap gejolak perubahan;
(c) Industri yang semakin tersebar keseluruh wilayah tanah air dengan memanfaatkan potensi sumberdaya dan posisi geografis Indonesia secara serasi sehingga mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan akses ke pasar dunia;
(d) Industri kecil dan menengah yang berkembang semakin andal sebagai tulang punggung pembangunan industri, terutama industri kecil dan menengah sebagai pemasok dan penopang industri unggulan;
(e) Prasarana fisik dan kelembagaan yang andal dan mendukung kelangsungan proses inovasi serta pembangunan industri yang berwawasan lingkungan.


2.1.3 Kritik Terhadap Kebijakan Ekonomi Makro
Kebijakan ekonomi makro selama ini kurang mendukung kepentingan pembangunan sektor pertanian karena terlalu bias ke sektor industri manufaktur, jasa dan perkotaan. Ini jelas terlihat baik dalam konteks moneter, fiskal, perdagangan maupun industri.

Walaupun ekonomi Indonesia berbasis agraris akan tetapi tidak mempunyai Bank Pertanian, tidak memiliki pabrik alat dan mesin pertanian yang mampu mendorong mekanisasi pertanian, dukungan terhadap temuan teknologi tinggi di bidang pertanian sangat lamban khususnya rekayasa bioteknologi, upaya pengembangan industri hasil pengolahan sangat tidak memadai Setelah swasembada pangan (beras) dicapai pada tahun 1984, kebijakan makro pembangunan ekonomi langsung melompat (jumping-up) dari pertanian tradisional kepada “broad base and hi-tech industry” dan tahapan agro-based industry diabaikan atau dilewati. Kebijakan ini merupakan suatu kekeliruan yang mendasar karena tidak sesuai dengan teori keilmuan.

Kesemuanya itu karena terbawa arus liberalisasi atau permainan politik bisnis internasional sehingga Indonesia semakin tergantung kepada negara-negara maju. Politik ekonomi pertanian seakan telah mati. Ini tercermin juga dengan diturutinya desakan IMF menurunkan bea masuk beras hanya 30 – 35 % bahkan sempat 0 % sementara Jepang sebagai negara industri menerapkan bea masuk beras sebesar 480 % untuk melindungi petaninya. Demikian pula subsidi pupuk dan pestisida dicabut menyebabkan daya saing produk dalam negeri semakin melemah. Padahal negara-negara maju sekalipun hingga saat ini masih mensubsidi pertaniannya dan sangat protektif terhadap produk pertaniannya sebagai cerminan nasionalisme yang tinggi.
Kompleksitas permasalahan yang dihadapi Indonesia merupakan buah kekeliruan desain dari strategi dan perangkat kebijakan ekonomi makro yang dilakukan dengan pendekatan neoklasik. Dan ini jelas tidak dapat dipisahkan dari visi serta derajat pemahaman ekonomi pertanian para politisi dan mind-set dari pemimpin nasional.

2.2 Dampak Globalisasi Terhadap Ekonomi Negara Berkembang
Jika hingga PD II 1944 keinginan ekspansi teritorial suatu negara dilakukan melalui adu kekuatan fisik dan senjata, maka dalam abad 20 – 21 ini beralih ke perang dagang melalui liberalisasi ekonomi/ perdagangan dalam kancah “global trade war”. Struktur perekonomian global secara fundamental telah berubah sejak awal 1980-an.
Sistem ekonomi global dicirikan oleh 2 (dua) kekuatan yang kontra-diktif, yaitu :

· Konsolidasi ekonomi global dengan tenaga kerja murah di satu sisi;
· Menciptakan pasar-pasar konsumen baru disisi lain.

Ekspansi pasar dari perusahaan global (Trans National Corporation) memerlukan pelemahan perekonomian domestik dari negara yang akan dimasukinya. Hambatan (barriers) pergerakan uang dan barang cenderung dihapuskan, sistem kredit dideregulasi, sebagian lahan dan aset-aset pemerintah beralih ke kapital internasional.
Selain globalisasi memiliki dampak di bidang pertanian, globalisasi juga memiliki pengaruh lain terhadap Negara berkembang antara lain :
Dampak positif :
a) Mempercepat alih teknologi
b) Penggunaan sumber daya semakin wfektif dan efisien
c) Barang-barang di pasar semakin luas
d) Industri yang efisien mempunyai pasae yang semakin luas
Dampak negatif :
a) Industri yang baru tumbuh akan kalah bersaing
b) Negara yang kurang efisien akan kalah bersaing dengan negara maju

v Mesin Globalisasi
Ada 2 (dua) institusi yang berperan dalam promosi globalisasi ekonomi, yaitu :
· Perusahaan Trans Nasional Dunia (TNCs) yang mengontrol sebagian besar keputusan-keputusan investasi, perdagangan dan kesempatan kerja dari perekonomian global.
· Kelompok yang dibentuk oleh institusi pembiayaan internasional yang diciptakan untuk mengawasi dan mengatur manajemen ekonomi global yaitu IMF, Bank Dunia dan WTO.
Lembaga The Bretton Woods yang berbasis di Washington mempunyai peran kunci dalam proses restrukturisasi ekonomi. Bank Dunia membangun birokrasi internasional yang sangat “powerful”, dibawah dukungan lintas pemerintah, dengan pemegang saham terbesar negara-negara maju.

IMF, Bank Dunia dan WTO adalah struktur administratif. Mereka merupakan badan pengatur operasional dalam sistem kapitalis yang mensupervisi perekonomian nasional melalui manipulasi kekuatan-kekuatan pasar dan dikendalikan oleh negara-negara maju.
Restrukturisasi dan desain perekonomian dunia berlangsung dibawah acuan lembaga-lembaga pembiayaan tersebut mentransfer interna-sionalisasi kebijakan ekonomi makro ke negara-negara berkembang.

Pada dasarnya mandat WTO adalah pengaturan ekonomi dunia, akan tetapi cenderung menguntungkan bank-bank internasional dan perusahaan-perusahaan transnasional. WTO mensupervisi pelaksanaan kebijakan perdagangan nasional, terutama dalam bidang investasi luar negeri, biodiversity dan hak kepemilikan intelektual. Ada kolaborasi yang erat dari IMF, Bank Dunia dan WTO untuk mengamati dan mengontrol kebijakan ekonomi negara-negara berkembang.

IMF biasanya menyodorkan menu yang sama kepada negara berkembang yaitu pengetatan budget, devaluasi, liberalisasi perdagangan dan privatisasi yang diterapkan secara simultan di lebih 100 negara pengutang. Reformasi tersebut bagi negara yang tidak siap cenderung kondusif kepada proses pemiskinan global melalui rekayasa dan manipulasi kekuatan pasar.

Program-program perbaikan struktural (structural adjustment program) mempengaruhi secara langsung kehidupan lebih dari 4 milyar penduduk dunia. Penerapan program perbaikan struktural dari banyak negara pengutang sangat memudahkan “internasionalilasi” kebijakan ekonomi makro dibawah kendali IMF dan Bank Dunia atas nama kewenangan pembiayaan dan kepentingan politik seperti Paris and London Clubs dan G-7.

v Kalah dan Menang : Siapa Memperoleh Apa ?
“Free trade” dan integrasi perekonomian mondorong mobilitas yang lebih besar kepada perusahaan-perusahaan global sementara pada saat yang sama terjadi penekanan pergerakan modal usaha skala kecil di negara berkembang.
Disintegrasi perekonomian riil berlangsung dibawah panji reformasi ekonomi makro dari sistem finansial global yang sangat tidak stabil. Ada ketidak adilan dari globalisasi yang berimplikasi integrasi seluruh negara ke dalam satu entiti tunggal global, yang membebaskan aliran modal/investasi dan tenaga kerja/teknologi tanpa batas negara antara negara kuat dengan negara lemah dan miskin. Jelas negara miskin akan didominasi negara kuat, termasuk Indonesia.

Dr. Mahathir dari Malaysia memberi kritiknya, “Globalization is a Concept dursid by and made use of by powerful coutries to open up the economies of weaker countries. The products, big componies and banks of the develope countries can then enter the developing countris and take control of then as local products and small local firms fall under the onslought of trade and investment liberalization. IMF as actor on behalf of the rich countries for its disastrous policies and its meddling in local affairs. Globalization can therefore result in loss of economic, political and social independence”. “The fact that globalisation has come does not mean we should just sit by and watct as the predators destroy us”.

Uang adalah senjata baru negara kaya. Banyak negara-negara miskin tidak dipersiapkan agar mampu menangani aliran modal luar negeri yang masuk dalam jumlah sangat besar yang mendorong nilai tukar negara-negara miskin tersebut tidak stabil pada tingkat yang tinggi, mengganggu kinerja perekonomian sehingga stabilitas nasional rawan.
Inilah yang memicu krisis nilai tukar uang dan hutang luar negeri Asia pada perekonomian Malaysia, Thailand, Singapura, Taiwan, Indonesia, Korea Selatan, Philippina termasuk Rusia. Bedanya, kecuali Indonesia, negara-negara tersebut cepat berhasil dalam menangani pemulihan ekonominya.

Bagaimana IMF, Bank Dunia, WTO ke Depan ?

Ada kelompok yang menginginkan perlunya reformasi lembaga WTO tersebut sedemikian rupa sehingga lebih akuntabel dengan bentuk lembaga desentralisasi. Ini bertujuan untuk memproteksi dan meningkatkan kondisi sosial dan lingkungan serta memperkuat kemandirian region-region dimana individu komunitas memperoleh apa yang mereka inginkan.
Bentuk baru tersebut dapat berupa “World Localization Organization” yang akan memperbaharui secara radikal peraturan-peraturan persaingan dibawah perjanjian perdagangan global yang disebut “General Agreement for Sustainable Trade”.

Birokrasi perdagangan global dan lembaga pembiayaan internasional seharusnya tidak mempunyai kewenangan melebihi negara atau pembuat keputusan nasional. IMF dan Bank Dunia juga perlu direformasi sehingga lebih pluralis dimasa yang akan datang dalam manajemen ekonomi dunia. Dalam sistem pembiayaan internasional, uang jangan dijadikan komoditi pemilik, tetapi sistem dimana uang dikembalikan pada peran media pertukaran.

Sudah tiba waktunya untuk memperbaharui sistem ekonomi global dibawah UN. IMF dan Bank Dunia diganti dengan Lembaga/Badan Regional dan fungsi-fungsi pengatur ekonomi global yang penting diserahkan ke Organisasi Pembiayaan Internasional UN yang menjaga keseimbangan dan stabilitas lembaga-lembaga keuangan internasional.

v Skenario Politik Ekonomi Global
Krisis dibanyak negara dewasa ini jauh lebih kompleks yang membawa konsekwensi sosial, ekonomi dengan implikasi geopolitik. Gelombang ekonomi global diatur dan dikendalikan oleh suatu proses “debt collection” yang mendunia dan cenderung merusak tatanan ekonomi yang ada.
Reformasi ekonomi makro merupakan refleksi konkrit dari sistem kapitalis yang berperan sentral dalam tatanan baru ekonomi global. Sistem pasar bebas dengan motto demokratisasi didukung oleh neoliberal dengan program perbaikan struktural yang disponsori oleh Lembaga Bretton Woods.

2.2 Kebijakan Ekonomi Makro Bias Pertanian : Prasyarat Sustainabilitas Pembangunan Nasional
v Memudarnya Politik Ekonomi Pertanian di Indonesia
Kecenderungannya ekonomi Indonesia berkembang terlepas dari basis sumberdaya yang ada. Industri dikembangkan dengan dasar relokasi dari luar yang mempunyai ketergantungan yang sangat tinggi terhadap barang modal dan bahan baku impor yang justru menguras sumber devisa.
Reformasi ekonomi yang digulirkan seharusnya tidak bisa meninggalkan sektor pertanian yang menjadi kegiatan ekonomi yang paling banyak digeluti rakyat. Selama ini dimensi kebijakan makro yang memper-hatikan sektor pertanian melemah dalam kurun waktu lebih dari dua dekade setelah swasembada beras. Mungkin karena merasa ekonomi nasional dapat didukung oleh sektor industri walaupun tanpa disadari berkembang dengan fondasi yang rapuh. Pada hakekatnya pertanian adalah sumber utama dari keseluruhan pertumbuhan ekonomi bahkan sebagai batu penjuru (cornerstone) dari pengurangan kemiskinan.

Revitalisasi pertanian perlu ditekankan pada peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran pertanian (market driven) dengan meningkatkan
(a) akses terhadap teknologi dan pengetahuan,
(b) akses pengusaha dan petani terhadap kapital,
(c) kapasitas jaringan komoditi untuk memfasilitasi perluasan perdagangan.

Kita menyadari tujuan-tujuan pengurangan kemiskinan dan kelaparan, pertumbuhan yang luas, ketahanan pangan dan manajemen sumberdaya alam yang sustainable tidak dapat diwujudkan tanpa pembangunan pedesaan serta perbaikan ekonomi pertanian. Oleh karena itu petani miskin yang merupakan pelaku ekonomi dengan jumlah terbesar harus diberdayakan, bukan justru dianggap “tidak ada” atau perlu “dihilangkan”. Sejalan dengan itu tuntutan keliru Badan Internasional yang berimplikasi pada “meredupnya daya saing” pertanian Indonesia dengan mengikuti hukum-hukum persaingan internasional yang mengharamkan subsidi harus dicermati dengan cerdas.

Kebijakan yang mempajak pertanian dalam rangka memperoleh surplus yang lebih besar secara implisit dan eksplisit telah terbukti “counter productive” untuk mendorong pertumbuhan dan penyediaan kesempatan kerja. Demikian pula kebijakan pangan murah sangat buruk dalam jangka panjang.
Dengan berkembangnya iklim liberalisasi perdagangan dan investasi pada akhir 1980-an dan awal 1990-an yang melahirkan kesepakatan-kesepakatan WTO, AFTA, APEC menyebabkan Indonesia harus mengijinkan impor berbagai komoditi pertanian tanpa bea masuk atau bea masuk rendah yang nyaris menghancurkan pasar dalam negeri komoditi-komoditi pertanian Indonesia.

Nasib Indonesia seperti halnya Asia Timur, krisis keuangan disebabkan “free exit of capital” yang dimulai dengan devaluasi yang manipulatif dari nilai tukar. Devaluasi menyebabkan investasi luar negeri merosot nilainya sehingga kapital luar negeri ditarik keluar, pasar kolaps menyebabkan peningkatan cepat dari NPL (non-performing loans), kerugian bank, bankrut yang berakhir pada kegagalan sistem perbaikan struktural. Devaluasi mata uang mempengaruhi fundamental hubungan “Supply – Demand” dalam sistem perekonomian nasional.

Kurang optimalnya kinerja sektor pertanian dalam 20 tahun terakhir harus menjadi pengalaman pahit bagi Indonesia yang harus dijadikan pelajaran berharga untuk mereorientasi dan mereformasi platform kebijakan pembangunan ekonomi dan pertanian nasional.

v Menyimak Politik Pertanian Bangsa Lain
Dalam konteks WTO terdapat paradoks yang sangat mencolok yaitu di satu pihak negara-negara maju seperti AS, Uni Eropa dan Negara G-7 lainnya yang mengandalkan industri dengan teknologi maju dan tingkat pendapatan yang sangat tinggi dalam kenyataannya sangat memproteksi petaninya. Sebaliknya negara-negara berkembang dan miskin yang berbasis pertanian justru melepaskan proteksi kepentingan petaninya karena terperangkap oleh permainan politik ekonomi global yang diperankan terutama oleh WTO dan IMF.

Subsidi langsung atau tidak langsung serta “treatment” lain terhadap petani di negara maju yang demikian besar menyebabkan hasil pertanian di negara berkembang menjadi tidak kompetitif di pasar global. Berbagai hambatan impor produk pertanian premier negara berkembang oleh negara maju dengan bentuk non-tarif menyebabkan negara berkembang sulit menjual produknya. Ini merefleksikan perdagangan yang tidak adil (unfair trade).

Retorika yang dihembuskan negara-negara maju di WTO atau pada forum-forum internasional lainnya tentang free trade seringkali berlawanan dengan kebijakan subsidi dan proteksi yang mereka terapkan untuk melindungi pertaniannya termasuk dumping, subsidi ekspor, dll. Sementara di Indonesia semua bentuk subsidi dikurangi dengan drastis hingga 5% atau dihapus yang justru melemahkan daya saing produk agribisnis nasional.

Itulah sebabnya terjadinya konflik kepentingan negara maju dengan negara berkembang mengakibatkan pertemuan WTO di Concun (Mexico) pada September 2003 gagal karena negara-negara industri maju yang kaya tidak bersedia mengurangi apalagi menghapuskan subsidi atas komoditi-komoditi pertanian yang dihasilkannya dengan alasan keadilan dan kesetaraan antara keperluan aktor pertanian dan industri.
Fenomena yang sangat ironis misalnya, masih banyak penduduk negara berkembang yang hidup < US$ 1/kap/hari, sementara Eropa mensubsidi sapi US$ 2/ekor/hari, US menerapkan kuota atas tekstil Cina pada Maret 2005 padahal pada tahun 1995 sudah menjadi kesepakatan internasional penghapusan kuota mulai 1 Januari 2005. Sebenarnya apa yang terjadi di WTO adalah bagian dari pola yang lebih luas dari neokolonialisme dalam ekonomi global.

v Tuntutan Politik Ekonomi Pertanian Ke Depan
Sebenarnya kontribusi pertumbuhan pertanian jauh lebih proporsional terhadap pembangunan ekonomi daripada pertumbuhan industri karena “multiplier effects” pertumbuhan pertanian terhadap perekonomian domestik lebih besar. Banyak studi menunjukkan bahwa pertanian merupakan sektor yang paling efektif untuk mengurangi kemiskinan perdesaan dan perkotaan yang distribusi pendapatannya sangat timpang. Tingkat harga riil yang memadai secara berkelanjutan pada tingkat petani (farm gate) merupakan salah satu kunci pertumbuhan pertanian yang pada gilirannya mengurangi kemiskinan.

Dalam konteks demikian ada 5 (lima) kelompok kendala yang harus diperhatikan dalam kebijakan pertanian dan perdesaan :
(1) Modal sumberdaya manusia : tingkat pendidikan rendah dan kurang pelatihan dalam aspek yang relevan dengan kerja bisnisnya.
(2) Modal Sosial : rendahnya tingkat komunitas atau organisasi petani produsen merefleksikan ketidak mampuan memobilisasi upaya-upaya kepentingan bisnis pertaniannya dengan cara kerjasama/ asosiasi.
(3) Infrastruktur Fisik : kurang memadainya jalan, fasilitas, komuni-kasi, suplai energi, air irigasi, alat mesin pertanian.
(4) Infrastruktur Kelembagaan : lemahnya riset dan penyuluhan pertanian, kurang berkembangnya sistem pembayaran/ transaksi perdesaan, kurang memadainya aturan dan kelembagaan untuk penetapan hak kepemilikan dan penyelesaian konflik-konflik hak, lemahnya sistem kontrak.
(5) Modal Fisik Privat : tidak memadainya skala usaha dan infra-struktur irigasi, modal investasi atau Bank Pertanian.

Untuk membangkitkan kembali peran sektor pertanian, diperlukan dukungan politik yang bermuara kepada upaya pengentasan kemiskinan (Pro-poor), perluasan kesempatan berusaha (pro-job), peningkatan pertumbuhan (pro-growth) dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah dituntut bertanggung jawab melalui peran konkrit untuk :
(a) melindungi hak kepemilikan pelaku agribisnis (kecil – menengah – besar) melalui legislasi dan regulasi termasuk menjamin hak-hak dalam kontrak agribisnis antar pelaku (tanah, pekerja, pemasaran, supervisi pembiayaan);
(b) mendorong dan meningkatkan kompetisi (daya saing) dengan memfasilitasi faktor-faktor pendukung kompetisi terhadap produk bangsa lain;
(c) penyediaan barang publik seperti riset pertanian, teknologi, informasi dan infrastruktur termasuk peran kontroversial redistribusi aset, stabilisasi harga, absorbsi resiko petani dan penyediaan kredit pertanian berbunga rendah seperti halnya yang dilakukan bangsa lain sebesar 3 – 6 %/tahun.

Saturday, March 14, 2009

Perbedaan Akuntansi dan Tata Buku

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Sejak Pertama kali kuliah, Pertanyaan ini sering banget muncul,

Sebenernya Akuntansi Itu apa c?
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Terus sering di buntutin apa ni pertanyaan,
Bedanya Akuntansi ama tata buku apa c (book keeper)?
Nah..perbedaan yang paling mendasar n menonjol yaitu ada pada kegiatan analisis, book keeper hanya mencatat saja transaksi yg terjadi, sedangkan dalam akuntansi, sang akuntan akan menganalisis dan dari situ dia dapat mengambil keputusan!

Pemakai Informasi Akuntansi dan Manfaatnya
Ada 2 kelompok yg menggunakan informasi keuangan, yaitu pihak eksternal dan pihak internal!
Pihak eksternal atau pihak luar terdiri atas :
  • Investor
Mereka membuthkan informasi untuk membantu menentukan apakah membeli, manahan atau menjual investasi tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
  • Karyawan
Karyawan memerlukan informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan disamping kemampuan perusahaan untuk memberikan balas jasa, manfaat pensiun dan kesempatan kerja.
  • Pemberi pinjaman
Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan untuk memutuskan apakah pinjaman dan bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.
  • Pemasok dan kreditor lainnya
Mereka tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh tempo.
  • Pelanggan
Para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenasi kelangsungan hidup perusahaan terutama bila terlibat dalam perjanjian dengan perusahaan.
  • Pemerintah
Mereka membutuhkan informasi untuk mengatur aktifitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar penyusunan statistik.
  • Masyarakat
Masyarakat dapat mengetahui kontribusi perusahaan dalam perekonomian nasional, trend dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktifitasnya.

Sedangkan pihak Internal yaitu pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.

Pasar Modal

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Dengan mencabut Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1976 tentang Pasar Modal beserta segala perubahannya,
Menetapkan :
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PASAR MODAL

BAB I PENGERTIAN
Pasal 1
1. Pasar Modal adalah bursa yang merupakan sarana untuk mempertemukan penawar dan peminta dana jangka panjang dalam bentuk efek, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 15 Tahun 1952 (Lembaran Negara Tahun 1952 Nomor 67).

2.Efek adalah setiap saham, obligasi, atau bukti lainnya termasuk sertifikat atau surat pengganti serta bukti sementara dari surat-surat tersebut bukti keuntungan dan surat-surat jaminan, opsi, atau hak-hak lainnya untuk memesan atau membeli saham, obligasi, atau bukti penyertaan dalam modal atau pinjaman lainnya, serta setiap alat yang lazim dikenal sebagai efek.

3.Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Kitab *29174 Undang-undang Hukum Dagang (Staatsblad Tahun 1847 Nomor 23).

BAB II BADAN PEMBINA PASAR MODAL
Pasal 2
Untuk membantu Menteri Keuangan dalam melaksanakan kebijaksanaan di bidang Pasar Modal, dibentuk Badan Pembina Pasar Modal.

Pasal 3
Badan Pembina Pasar Modal, selanjutnya dalam Keputusan Presiden ini disebut Badan Pembina, terdiri dari :
a.Menteri Keuangan, selaku Ketua merangkap Anggota;
b.Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional selaku Wakil Ketua Merangkap Anggota;
c.Menteri Perindustrian, selaku Anggota;
d.Menteri/Sekretaris Negara, selaku Anggota;
e.Menteri Perdagangan, selaku Anggota;
f.Menteri Muda Keuangan, selaku Anggota;
g.Gubernur Bank Indonesia, selaku Anggota;
h.Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, selaku Anggota.

TUGAS BAPEPAM
Bapepam dan Lembaga Keuangan mempunyai tugas membina, mengatur, dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang lembaga keuangan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bursa efek atau bursa saham adalah sebuah pasar yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan efek atau saham perusahaan serta obligasi pemerintah.

Bursa efek tersebut, bersama-sama dengan pasar uang merupakan sumber utama permodalan eksternal bagi perusahaan dan pemerintah.

Biasanya terdapat suatu lokasi pusat, setidaknya untuk catatan, namun perdagangan kini semakin sedikit dikaitkan dengan tempat seperti itu, karena bursa saham modern kini adalah jaringan elektronik, yang memberikan keuntungan dari segi kecepatan dan biaya transaksi. Perdagangan dalam bursa hanya dapat dilakukan oleh seorang anggota, sang pialang saham.

Permintaan dan penawaran dalam pasar-pasar saham didukung faktor-faktor yang, seperti halnya dalam setiap pasar bebas, mempengaruhi harga saham (lihat penilaian saham).

Sebuah bursa saham sering kali menjadi komponen terpenting dari sebuah pasar saham. Tidak ada keharusan untuk menerbitkan saham melalui bursa saham itu sendiri dan saham juga tidak mesti diperdagangkan di bursa tersebut: hal semacam ini dinamakan "off exchange".

Penawaran pertama dari saham kepada investor dinamakan pasar perdana atau pasar primer dan perdagangan selanjutnya disebut pasar kedua (sekunder).

Syarat listing (pencatatan saham)
Perusahaan harus memenuhi syarat sebuah bursa saham agar saham mereka dapat dilist dan diperdagangkan di sana. Contohnya, agar dapat dicatat dalam NYSE (Bursa Saham New York), sebuah perusahaan mesti telah menerbitkan setidaknya 1 juta saham seharga US$100 juta dan mesti telah mendapatkan lebih dari US$10 juta dalam tiga tahun terakhir.

Sejarah
BEJ berawal dengan dibukanya sebuah bursa saham oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1912 di Batavia. Setelah sempat tutup beberapa kali karena terjadinya perang, BEJ kembali dibuka pada 1977 di bawah pengawasan Bapepam.
Pada 13 Juli 1992, BEJ diprivatisasi dengan dibentuknya PT. Bursa Efek Jakarta. Kemudian pada 1995, perdagangan elektronik di BEJ dimulai.
Setelah sempat jatuh ke sekitar 300 poin pada saat-saat krisis, BEJ mencatat rekor tertinggi baru pada awal tahun 2006 setelah mencapai level 1.500 poin berkat adanya sentimen positif dari dilantiknya presiden baru, Susilo Bambang Yudhoyono. Peningkatan pada tahun 2004 ini sekaligus membuat BEJ menjadi salah satu bursa saham dengan kinerja terbaik di Asia pada tahun tersebut.

Indeks saham
Dalam rangka memberikan informasi yang lebih lengkap tentang perkembangan bursa kepada publik, BEJ telah menyebarkan data pergerakan harga saham melalui media cetak dan elektronik.

Satu indikator pergerakan harga saham tersebut adalah Indeks harga saham.
Saat ini, BEJ mempunyai 6 macam Indeks saham :
1. IHSG, menggunakan semua saham tercatat sebagai komponen kalkulasi Indeks.
2. Indeks Sektoral, menggunakan semua saham yang masuk dalam setiap sektor.
3. Indeks LQ45, menggunakan 45 saham terpilih setelah melalui beberapa tahapan seleksi.
4. Indeks Individual, yang merupakan Indeks untuk masing-masing saham didasarkan harga dasar.
5. Jakarta Islamic Index, merupakan Indeks perdagangan saham syariah.
6. Indeks Kompas100, menggunakan 100 saham pilihan harian Kompas

Penggabungan usaha (merger)
Bursa Efek Jakarta bersama Bursa Efek Surabaya akan melakukan pengabungan usaha yang diharapkan secara efektif mulai beroperasi pada 1 Desember 2007 dengan nama baru Bursa Efek Indonesia. Efek atau dalam istilah bahasa Inggris disebut security adalah merupakan suatu surat berharga yang bernilai serta dapat diperdagangkan .

Efek dapat dikategorikan sebagai hutang dan ekuitas seperti obligasi dan saham. Perusahaan atapun lembaga yang menerbitkan efek disebut penerbit.
Efek tesebut dapat terdiri dari surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, unit penyertaan kontrak investasi kolektif (seperti misalnya reksadana, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.
Kualifikasi dari suatu efek adalah berbeda-beda sesuai dengan aturan di masing-masing negara.

Efek dapat berupa sertifikat atau dapat berupa pencatatan elektronis yang bersifat :
· Sertifikat atas unjuk, artinya pemilik yang berhak atas efek tersebut adalah sipembawa / pemegang efek.
· Sertifikat atas nama artinya pemilik efek pemilik yang berhak atas efek tersebut adalah yang namanya tercatat pada daftar yang dipegang oleh penerbit atau biro pencatatan efek.

Efek atau dalam istilah bahasa Inggris disebut security adalah merupakan suatu surat berharga yang bernilai serta dapat diperdagangkan .

Efek dapat dikategorikan sebagai hutang dan ekuitas seperti obligasi dan saham. Perusahaan atapun lembaga yang menerbitkan efek disebut penerbit.

Efek tesebut dapat terdiri dari surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, unit penyertaan kontrak investasi kolektif (seperti misalnya reksadana, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek. Kualifikasi dari suatu efek adalah berbeda-beda sesuai dengan aturan di masing-masing negara.

Efek dapat berupa sertifikat atau dapat berupa pencatatan elektronis yang bersifat :
· Sertifikat atas unjuk, artinya pemilik yang berhak atas efek tersebut adalah sipembawa / pemegang efek.
· Sertifikat atas nama artinya pemilik efek pemilik yang berhak atas efek tersebut adalah yang namanya tercatat pada daftar yang dipegang oleh penerbit atau biro pencatatan efek.
Penerbit efek

Penerbit efek adalah perusahaan dagang, badan pemerintah, pemerintahan setempat, dan organisasi international serta supranasional seperti Bank Dunia. Surat hutang yang diterbitkan oleh pemerintah disebut juga obligasi pemerintah ( dalam bahasa Inggris disebut government bonds atau sovereign bonds) yang biasanya memiliki tingkat suku bunga lebih rendah daripada obligasi perusahaan.

Peningkatan modal: perusahaan pada umumnya menerbitkan obligasi dalam rangka melakukan peningkatan modal perseroan. Obligasi ini merupakan suatu pilihan menarik dibandingkan dengan pinjaman bank baik dari segi bunga maupun dari segi jaminan dimana pihak bank seringkali menerapkan prosedur penjaminan yang rumit guna melindungi pinjaman yang diberikannya. Penerbitan obligasi ini juga dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan penambahan modal.

Penggabungan : dalam dekade belakangan ini, penerbitan efek sering dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penggabungan aset dengan cara melakukan penggabungan atas beberapa aset menjadi satu kelompok sehingga menjadikannya lebih menarik bagi investor.

Pemegang efek
Investor efek dapat berupa investor ritel yang melakukan investasi bukan sebagai suatu bentuk usahanya. Penjualan efek terbesar adalah penjualan secara borongan dalam jumlah besar kepada lembaga keuangan yang melakukan pembelian baik untuk dirinya sendiri maupun untuk dan atas nama kliennya seperti misalnya dana pensiun, perusahaan asuransi, bank investasi dan pengelola dana lainnya.

· Untuk tujuan investasi: fungsi ekonomi secara tradisional dari pembelian efek adalah untuk tujuan investasi dengan tujuan memperoleh bunga ataupun keuntungan nilai jual. Surat hutang biasanya memberikan bunga yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito dan pada saham menjanjikan suatu pertumbuhan nilai saham tersebut.

Investor saham dapat juga mengambil alih pengendalian bisnis dari perusahaan penerbit saham. Apabila terjadi gagal bayar atas bunga yang dijanjikan maka pemegang surat hutang dapat melakukan pengambil alihan perusahaan dan melakukan likuidasi guna memperoleh kembali investasinya.

· Sebagai jaminan: Pada dekade terakhir ini nampak suatu pertumbuhan yang sangat besar terhadap penggunaan efek sebagai jaminan. Pembelian efek dengan menggunakan uang pinjaman yang dijamin dengan efek yang lainnya disebut "pembelian margin" (buying on margin).

Peraturan perdagangan efek
Di Amerika, penjualan efek kepada publik harus didaftarkan terlebih dahulu pada komisi pengawas pasar modal Amerika (U.S. Securities and Exchange Commission -SEC). Aturan tambahan dari perdagangan efek juga dilakukan oleh badan independent yang biasa dikenal dengan istilah Self Regulatory Organizations (SROs), seperti NASD ( dahulu merupakan pemilik dari NASDAQ)atau Municipal Securities Rulemaking Board (MSRB).

Di Indonesia, yang dapat melakukan penawaran umum hanyalah emiten yang telah menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Badan Pengawas Pasar Modal untuk menawarkan atau menjual efek kepada masyarakat dan pernyataan pendaftaran tersebut telah efektif. Selain itu, tidak satu pihak pun dapat menjual efek dalam penawaran umum, kecuali pembeli atau pemesan menyatakan dalam formulir pemesanan efek bahwa pembeli atau pemesan telah menerima atau memperoleh kesempatan untuk membaca prospektus berkenaan dengan efek yang bersangkutan sebelum atau pada saat pemesanan dilakukan.

Sumber: berbagai sumber

MANAJEMEN PRODUKSI

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
1. Perkembangan Manajemen Produksi
Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya factor :
  • Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi
Agar produksi efektif dan efisien, produsen hendaknya menggunakan metode ilmiah dan azas-azas manajemen. Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik.dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi.
  • Revolusi Industri
Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat dibidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa.

Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan perdagangannya,sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno,menjadi terdesak.

Perkembangan revolusi industri terlihat pada :
1. Bertambahnya penggunaan mesin
2. efisiensi produksi batu bara, besi, dan baja,
3. Pembangunan jalan kereta api,alat transportasi, dan komunikasi.
4. meluasnya system perbankan dan perkreditan.
Industialisasi ini meningkatkan pengolahan hasil produksi, sehingga membutuhkan kegiatan pemasaran.
  • Perkembangan alat dan tekhnologi yang mencakup penggunaan computer
Sehingga pada banyak hal manajer produsi mengintegrasikan tekhnologi canggih kedalam bisnisnya.
  • Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencakup metode ilmiah, hubungan antar manusia, dan model keputusan.
Penggunaan metode ilmiah dalam mengkaji pekerjaan memungkinkan ditemukannya metode kerja terbaik dengan pendekatan sebagai berikut :
1. Pengamatan (observasi) atas metode kerja yang berlaku
2. Pengamatan terhadap metode kerja melalui pengukuran dan analisis ilmiah
3. pelatihan pekerja dengan metode baru
4. pemanfaatan umpan balik dalam pengelolaa atas proses kerja.

2. Pengertian Manajemen Produksi
Manajemen Produksi yaitu kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan menggunakan /koordinasi kegiatan orang lain.

Organisasi yaitu alat untuk mencapai tujuan dalam manajemen.

Manajemen Produksi yaitu kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya.

Dalam peningkatan produktivitas dijumpai2 permasalahan penting, yaitu:
1. Produktifitas akan meningkat apabila terdapat perbaikan kondisi kerja
2. Beberapa peningkatan produktivits tidak dapat membantu organisasi secara keseluruhan.
3. Pengertian produksi

Produksi diartikan sebagai suatu kegiatan yang mentransformasikan masukan(input) menjadi keluaran(output).

Produksi dimaksudkan sebagai kegiatan pengolaha dalam pabrik, yang hasilnya berupa barang konsumsi dan barang produksi.
4. Proses Produksi

Proses Produksi dapat ditinjau dari 2 segi yaitu:
1. Kelangsungan hidup

a. Produksi terus-menerus
Dilakukan sebagai proses untuk mengubah bentuk barang-barang.walaupun terjadi perubahan bentuk barang-barangtetapi tidak mengubah susunan dan fungsi alat-alatmesin.proses ini menghasilkan produk yang standar(massal)

b. Produksi yang terputus-putus
Proses produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan sehingga harus mengatur kembali alat-alat dan penyesuaian terus-menerus.

2. Teknik
a. Proses Ekkstraktif
b. Proses analitis
c. Proses Pengubahan
d. Proses Sintetis

5. Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Produksi
Dilihat dari kondisi keputusan yang harus diambil, dibedakan menjadi
1. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
3. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain.

Bidang Produksi Mempunyai 5 Tanggung Jawab keputusan Utama, yaitu :
1. Proses
2. Kapasitas
3. Persediaan
4. Tenaga Kerja
5. Mutu/Kualitas
6. Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Manajemen produksi mencakup perancangan atau penyiapan sistem produksi serta pengoprasiannya.

Penambahan dan perancangan sistem produksi meliputi :
1. Seleksi dan desain hasil produksi
2. seleksi dan perancangan proses serta peralatan
3. Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
4. rancangan tata letak dan arus kerja
5. Rancangan tugas
6. Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas

7. Fungsi Serta Sistem Produksi Dan Operasi

A. Fungsi Produksi dan Opersi
Berikut ini ada 4 fungsi terpenting dalam poduksi dan operasi
1. Proses Pengolahan
2. jasa-jasa penunjang
3. Perencanaan
4. pengendalian /pengawasan

B. Sistem Produksi dan Operasi
Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan dan pengeluaran.

Reksa Dana

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Reksa Dana menurut Undang-Undang Pasar Modal tahun 95 adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Sehingga pada reksa dana terdapat 3 unsur penting yang saling terkait satu sama lain, yaitu:
1. Kumpulan dana masyarakat
Dengan melakukan pengumpulan dana dari para pemodalnya memungkinkan pemodal-pemodal yang memiliki dana yang minim dapat ikut andil berinvestasi dalam bentuk efek.

2. Investasi dana dalam bentuk portofolio efek
Yang dimaksud dengan efek adalah surat berharga, seperti surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan, kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap turunan dari Efek, baik Efek yang bersifat utang maupun yang bersifat ekuitas, seperti opsi dan waran.
Portofolio efek yang dikelola oleh reksa dana dapat berupa kumpulan dari beberapa jenis efek (tidak hanya sejenis).

3. Dikelola oleh manajer investasi
Manajer investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, tidak termasuk perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan demikian reksa dana memiliki kekuatan membeli yang jauh lebih besar dibandingkan jika investor berinvestasi sendiri.


Bunga Sederhana dan Bunga Majemuk

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Nilai waktu dari uang (Time Value Of Money) merupakan perbedaan nilai uang karena adanya faktor waktu.

Future Value
Adalah nilai akumulasi yang akan diterima dimasa yang akan datang sebagai hasil investasi yang akan dilakukan saat ini.

JENIS BUNGA DALAM PEMAJEMUKAN :

  • Bunga Sederhana
Adalah bunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau investasi pokok saja.
Jumlah uang dari bunga sederhana merupakan fungsi dari variabel-variabel :
- Pinjaman pokok
- Tingkat bunga per tahun
- Lamanya waktu pinjaman

Untuk menghitung bunga sederhana :

Si = Po (i)(n)
Dimana :
Si = jumlah bunga sederhana
Po =pinjaman atau tabungan pokok
i = tingkat bunga
n = jangka waktu

  • Bunga Majemuk
Merupakan bunga yang dibayarkan dari hasil pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala, sehingga bunga yang dihasilkan dari pokok pinjaman dibungakan lagi bersama-sama.

Untuk menghitung bunga Majemuk

FVn = P(1+i) atau FVn = Po (FVIFi,n)

Dimana :
FVn = Future Value tahun ke-n
FVIFi,n = Future Value Interest Factor (Nilai majemuk dengan tingkat bunga i% untuk n periode)

Present Value
Merupakan besarnya jumlah uang pada awal periode yang diperhitungkan atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah uang yang baru akan diterima atau dibayarkan beberapa periode kemudian.

Untuk menghitung bunga PV
PVo = Po = FVn / (1+i)
PO = FVn 1/(1+i)

Annuity
Adalah suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu tertentu.

JENIS ANNUITY
Ø Ordinary Annuity
Merupakan anuitas dari suatu pembayaran yang dilakukan pada akhir periode.
Ø Annuity Due
Merupakan anuitas dari suatu pembayaran yang dilakukan pada awal periode.

Created By : Enok Nurhayati, SE., M.Si

ANALISA LAPORAN KEUANGAN

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
ANALISA LAPORAN KEUANGAN adalah Suatu analisa yang dilakukan untuk melihat kondisi keuangan perusahaan, prestasi kerja dan kinerja perusahaan di masa lalu sampai saat ini serta prospeknya dimasa datang, yang akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Pengguna Analisa Laporan Keuangan
  • Management
  • Pemegang Saham
  • Kreditur
  • Supplier
  • Pemerintah
  • Karyawan
  • Konsumen
  • Masyarakat

Manfaat Analisa Laporan Keuangan
  • Mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan perusahaan di bidang keuangan
  • Mengetahui Kinerja Perusahaan
  • Membantu dalam pengawasan perusahaan
  • Membantu pimpinan perusahaan dalam pengambilan keputusan
  • Melihat perkembangan usaha perusahaan selama beberapa waktu.

Langkah-langkah dalam Melakukan Analisa Laporan Keuangan
  • Menetapkan tujuan dari analisa
  • Mempelajari industri dimana perusahaan beroperasi dengan menghubungkan iklim sekarang dan pembanguanan ekonomi.
  • Mengembangkan pengetahuan tentang perusahaan dan manajemen
  • Mengevaluasi laporan keuangan
  • Mengikhtisarkan penemuan berdasarkan analisa dan pengambilan keputusan tentang perusahaan,terkait dengan tujuan yang telah ditetapkan
JENIS-JENIS ANALISA LAPORAN KEUANGAN
  • Analisa Horizontal
  • Analisa Vertikal
  • Analisa Trend
  • Analisa Rasio
  • Analisa Du-pont

ANALISA HORISONTAL
Adalah analisa yang membandingkan suatu pos dalam laporan keuangan dengan pos yang sama tetapi pada periode yang berbeda.

Perubahan Rupiah = Angka periode tahun berjalan – Angka periode tahun dasar
Perubahan Prosentase = Perubahan Rupiah dibagi angka periode tahun dasar x 100

ANALISA VERTIKAL
Analisa yang membandingkan pos dalam suatu laporan keuangan dengan pos lainnya yang dijadikan tolak ukur dalam 1 periode yang sama.
Pos dalam laporan keuangan yang lazim dijadikan tolak ukur adalah penjualan dan total aktiva.


ANALISA LIKUIDITAS
Mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo

Current Ratio
Mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang jatuh tempo.
cara hitung :
Aktiva Lancar dibagi Kewajiban Lancar

Quick Ratio
Mengukur kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya yang jatuh tempo dari dana yang benar-benar likuid.
Cara hitung :
Kas + Surat Berharga + Piutang dibagi kewajiban lancar

Created By: ENOK NURHAYATI, SE., M.Si

Visi, Misi dan Strategy IMF

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
VISI IMF

  1. Berusaha keras mempromosikan pertumbuhan ekonomi non inflasioner yang berkelanjutan yang bermanfaat bagi semua orang di dunia
  2. menjadi pusat kompetensi bagi stabilitas system keuangan internasional
  3. memusatkan perhatian pada penanggung jawab utama di bidang keuangan dan ekonomi makro.bekerja secara melengkapi bersama lembaga lainnya yang didirikan untuk menjaga barang – barang publik global
  4. menjadi lembga yang terbuka , mampu belajar dari pengalaman dan dialog dan beradaptasi secara terus menerus terhadap keadaan yang terus berubah

MISI IMF

  1. menjadi tolak ukur suatu negara untuk mempromosikan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang baik
  2. bertanggung jawab atas program stabilitas serta mencari pola makro policy yang lebih sehat
  3. mendorong negara supaya melaksankan kebutuhan ekonomi uang baik
  4. membantu negara yang mengalami kesulitan ekonomi artinya yang mencari investasinya untuk mendapatkan kembali keseimbangan neracanya dengan dunia luar.

STRATEGY IMF
  1. IMF melakukan pemantauan perkembangan dan kebijakan ekonomi dan keuangan dari negara anggotanya dan pada tingkat global dan memberikan nasihat dan kebijakan kepada anggotanya berdasarkan pengalaman lebih dari 50 tahun.
  2. IMF memberikan pinjaman kepada Negara anggota yang menghadapi masalah neraca pembayaran tidak hanya untuk menyediakan proses penyesuaian dan kebijakan resformasi yang bertujuan untuk mengoreksi permasalahan mendasar perekonomian.
  3. IMF menyediakan bantuan teknis dan pelatihan di bidang yang menjadi keahliannya kepada pemerintah dan bank sentral dari negara anggotanya.

TUJUAN
  1. Untuk memajukan kerjasama moneter Internasional melalui institusi yang menyediakan fasilitas untuk konsultasi dan kerjasama dalam memecahkan masalah moneter internasional
  2. Untuk memudahkan ekspansi dan perkembangan yang seimbang perdagangan internasional, dan untuk berperan serta dalam memajukan dan memelihara mutu tenaga kerja dan pendapatan riil serta pekembangan sumber produktif dari seluruh anggota sebagai tujuan primer dari kebijakan ekonomi.
  3. Untuk memajukan stabilitas perdagangan, memelihara perjanjian perdagangan yang baik antar anggota, dan untuk menghindari depresiai perdagangan kompetitif.
  4. Untuk membantu penciptaan system pembayaran multilateral berdasarkan transaksi lancar antar Negara anggota dan dalam mengeliminasi batasan perdagangan luar negri yang menghalangi perkembangan perdagangan dunia.


RENCANA STATEGIC

1. Rencana Strategic Jangka Pendek
  • Mengurangi kemiskinan dengan melakukan strategi
  • Melakukan pendekatan komprehensif bagi perkembangan dan pandangan luas atas kemiskinan adalah penting
  • Pertumbuhan ekonomi lebih cepat adalah penting untuk pengangguran kemiskinan yang berkelanjutan dan berpatisipasi luas oleh masyarakat miskin dapat meningkatkan potensi pertambahan Negara
  • Rasa kepemilikan masyarakat akan tujuan, strategi dan arah pembangunan dan pengurangan kemiskinan adalah penting
2. Rencana Strategic Jangka Menengah
  • Memprioritaskan pada upaya pengetahuan fiskal dan moneter yang terutama ditujukan agar terjadi kontraksi fiskal maupun moneter
  • Mengharuskan penggunaan dana dari tambahan penerimaan akibat kebaikan minyak bumi yang digunakan untuk mengurangi defisit anggaraan dan bukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi
  • Memprioritaskan pada jaminan adanya pembayaran cicilan utang luar negri Indonesia, terutama dalam bentuk prioritas berlebihan pada penjualan asset
  • Meninjau dan memonitor perkembangan keuangan dan ekonomi global dan nasional dalam menasihatkan anggota tentang kebijakan ekonomi mereka.
  • Memberi pinjaman mata uang kertas kepada mereka untuk mendukung penyesuian dan kebijakan reformasi yang ditetapkan untuk mengoreksi masalah neraca pembayaran dan mempromosikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
  • Menawarkan berbagai macam bantuan teknik juga pelatihan bagi para pejabat bank pemerintah

3. Rencana Strategic Jangka Panjang
  • Pinjaman siaga membentuk inti kebijakan pinjaman IMF yang diberikan kepada Negara yang mengalami masalah pada neraca pembayaran
  • Fasilitas pendanaan yang lebih panjang, dukungan IMF bagi anggotanya berdasarkan fasilitas pendanaan diperpanjang memberikan kepastian bahwa sebuah Negara anggota bisa menang.

ANALISIS SWOT

1. Strength (Kekuatan) :
· Mempunyai tenaga keuangan professional
· Berkuasa tentang keuangan
· Dapat kepercayaan dari Negara adi kuasa

2. Weakness (Kelemahan) :
· Banyak solusi pemecahan masalah yang salah

3. Opportunity (Peluang) :
· Bisa mengatur Negara yang memiliki utang kepada IMF
· Sebagai satu – satunya lembaga keuangan Internasional

4. Threath (Ancaman) :
· Ditinggalkan oleh para anggotanya karena tidak mampu mengatasi krisis

Karakteristik Ekonomi Islam

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
1. Harta adalah milik Allah, dan manusia hanya sebagai wakif yang bertanggung jawab mengelola harta itu.
2. Ekonomi terkait dengan aqidah dan syariat moral
contohnya :
  • Dilarang melakukan transaksi yang menipu, yang merugikan pihak lain.
  • Tidak menggunakan harta itu dijalan yang tidak di ridhoi Allah
3. Keseimbangan antara kerohanian dan kebendaan, Keseimbangan antara akhirat dan dunia, spiritualisme dan materialisme
4. Zakat
5. Larangan riba (bunga)

Perbedaan Ekonomi Konvensional dan Syariah

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Selain itu, ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah.(Wikipedia)

Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Kapitalisme
Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi baang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi.

Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.

Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Sosialisme

Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.

Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat. (Organisasi.Org)

Perbedaan Ekonomi Konvensional dan Syariah
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis.
Ekonomi syariah bukan pula berada ditengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrim.
ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. (Wikipedia)

Friday, March 13, 2009

Perbedaan Auditing Dengan Akuntansi

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Sedangkan pengertian auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seseorang yang independen dan kompeten untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.

Sebenarnya dari pengertian ditas kita bisa melihata danya perbedaan yang sangat prinsip dari keduanya.
Akuntansi lebih menekankan pada proses pencatatan sedangkan auditing berfokus pada proses penelusuran.

Dalam audit keuangan (Financial audit) kegiatan penelusuran ditujukan pada pencarian bahan pembuktian keuangan sesuai dengan laporan keuangan, karena obyek audit adalah data-data akuntansi, maka auditor dituntut untuk memahami kaedah prinsip akuntansi.
Auditing bukanlah cabang dari ilmu akuntansi, akan tetapi merupakan cabang ilmu yang bebas, yang mendasarkan pada hasil kegiatan akuntansi atau hasil kegiatan lainnya.

Yang gampang aja deh, dalam mengerjakan laporan keuangan, akuntansi mengerjakan nya maju, dari bukti transaksi sampai laporan keuangan, nah dari situ baru deh dilaporkan untuk menghasilakan suatu keputusan.
Nah, kalau Auditing, kegiatan menelusur,,, dari laporan keuangan sampai bukti transaksi. (berbeda arah dengan akuntansi)

Jenis-Jenis Auditor

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.

Auditor dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Auditor Pemerintah

a. Badan Pemeriksa keuangan (BPK) adalah auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah.
Fungsi dan tugas nya adalah :
  • Sebagai general audit atas pemda/pusat termasuk BUMN dan BUMD
  • Complience audit atas audit investigasi atas sebuah kasus
  • Eksternal audit pemerintah

b. Badan Pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP)
tugasnya adalah sebagai auditor internal pemerintah untuk manajemen audit (memberikan rekomendasi agar perusahaan lebih efisien, dan tidak memberikan opini auditor)
c. Inspektorat Jendral Departemen keuangan sebagai auditor internal departemen keuangan
d. Badan pengawasan daerah tingkat I dan II sebagai audit internal daerah tingkat I dan II
e. Auditor pajak sebagai complience audit terhadap peraturan per undanga-undangan perpajakan.

Auditor Eksternal Pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai perwujudan dari Pasal 23 ayat 5 Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi "untuk memeriksa tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan suatu Badan Pemeriksa Keuangan yang pengaturannya ditetapkan dengan undang-undang. Hasil Pemeriksaan itu diberitahukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Badan Pemeriksa Keuangan merupakan badan yang tidak tunduk kepada pemerintah, sehingga diharapkan dapat bersikap independen."

2. Auditor Intern
merupakan auditor yang bekerja pada suatu perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia bekerja.

3. Auditor Independen atau Akuntan Publik
adalah melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan (General Audit).
Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).

Namun, Arens & Loebbecke dalam bukunya Auditing Pendekatan Terpadu yang diadaptasi oleh Amir Abadi Jusuf, menambahkan satu lagi jenis auditor, yaitu:

4. Auditor Pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berada dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia, bertanggungjawab atas penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penegakan hukum dalam pelaksanaan ketentuan perpajakan.
Aparat pelaksanaan DJP dilapangan adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa). Karikpa mempunyai auditor-auditor khusus. Tanggungjawab Karikpa adalah melakukan audit terhadap para wajib pajak tertentu untuk menilai apakah telah memenuhi ketentuan perundangan perpajakan.

Nah, kamu mau jadi auditor yang mana??

AUDITING

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Oke, setelah kita kemarin membahas tentang Pajak, sekarang kita membahas tentang auditing,
auditing itu apa c?

Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seseorang yang independen dan kompeten untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.

Nah, dari definisi itu dapat kita seimpulkan bahwa Auditing meliputi :
  1. Proses yang sistematis, Audit dilakukan secara sistematis dengan tahapan yang terstruktur. Setiap tahapan audit selalu menghasilkan data maupun hasil dalam bentuk analisis untuk diproses dalam tahapan berikutnya. Dengan tahapan seperti ini dan ditunjang dengan ukuran yang jelas dan tepat, maka akan menghasilkan suatu laporan yang baik yaitu laporan yang objektip, seimbang dan dapat dipertanggung-jawabkan.
  2. Pengukuran dengan kriteria yang jelas
  3. Memperoleh, menganalisis dan mengevaluasi bukti
  4. Mengkomunikasikan dan mengkonfirmasikan hasil
  5. Dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen

Jenis -Jenis Audit
1. Financial Audit (Audit Keuangan)
  • General Audit, adalah audit keuangan yang bersifat general dengan tujuan untuk menilai kewajaran atas penyajian laporan keuangan. Kewajaran laporan keuangan meliputi : Kepatuhan terhadap Standar akuntansi yang berterima umum (SAK); Laporan keuangan disajikan secara konsisten; tidak ada salah saji material.
  • Special Audit, adalah jenis audit keuangan dengan ruang lingkup yang sangat sempit (khusus), tujuan dari audit ini adalah untuk menilai kebenaran nilai yang disajikan dalam laporan keuangan dan lebih mengarah kepada penilaian terhadap kemungkinan adanya penyelewengan(manipulasi).
2. Management Audit (audit manajemen)
Adalah pemeriksaan terhadap efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan manajemen, yang meliputi semua aspek manajemen mulai dari perencanaan, kegiatan operasional, pengawasan dan pelaporan.

3. Compliance Audit (audit Ketaatan)
Adalah jenis audit yang melakukan penilaian terhadap pelaksanaan (implementasi) dari suatu aturan / kebijakan sebagai tolak ukurnya. Tujuan dari audit ini adalah apakah Auditie (klien) telah mengikuti prosedur atau aturan tertentu yang telah ditetapkan pihak yang memiliki otoritas lebih tinggi.

NOMOR POKOK WAJIB PAJAK

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Nomor pokok wajib pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Fungsi NPWP
  • Sarana dalam administrasi perpajakan.
  • Tanda pengenal diri atau Identitas WP dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
  • Dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan.
  • Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasi perpajakan.

Pendaftaran Untuk Mendapatkan NPWP
  • Berdasarkan sistem self assessment setiap WP wajib mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau melalui Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan (KP4) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan WP, untuk diberikan NPWP.
  • Kewajiban mendaftarkan diri berlaku pula terhadap wanita kawin yang dikenakan pajak secara terpisah, karena hidup terpisah berdasarkan keputusan hakim atau dikehendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta.
  • Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yang mempunyai tempat usaha berbeda dengan tempat tinggal, selain wajib mendaftarkan diri ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggalnya, juga diwajibkan mendaftarkan diri ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat kegiatan usaha dilakukan.
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, bila sampai dengan suatu bulan memperoleh penghasilan yang jumlahnya telah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setahun, wajib mendaftarkan diri paling lambat pada akhir bulan berikutnya.
  • WP Orang Pribadi lainnya yang memerlukan NPWP dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh NPWP.

Tatacara Pendaftaran NPWP
Untuk mendapatkan NPWP Wajib Pajak (WP) mengisi formulir pendaftaran dan menyampaikan secara langsung atau melalui pos ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan (KP4) setempat dengan melampirkan:

1. Untuk WP Orang Pribadi Non-Usahawan: Fotokopi Kartu Tanda Penduduk bagi penduduk Indonesia atau foto kopi paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing.

2. Untuk WP Orang Pribadi Usahawan :
1. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing;
2. Surat Keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa.

3. Untuk WP Badan :
1. Fotokopi akte pendirian dan perubahan terakhir atau surat keterangan penunjukkan dari kantor pusat bagi BUT;
2. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing, dari salah seorang pengurus aktif;
3. Surat Keterangan tempat kegiatan usaha dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa.

4. Untuk Bendaharawan sebagai Pemungut/ Pemotong:
1. Fotokopi KTP bendaharawan;
2. Fotokopi surat penunjukkan sebagai bendaharawan.
5. Untuk Joint Operation sebagai wajib pajak Pemotong/pemungut:
1. Fotokopi perjanjian kerja sama sebagai joint operation;
2. Fotokopi NPWP masing-masing anggota joint operation;
3. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing, dari salah seorang pengurus joint operation.

1. Wajib Pajak dengan status cabang, orang pribadi pengusaha tertentu atau wanita kawin tidak pisah harta harus melampirkan foto kopi surat keterangan terdaftar.
2. Apabila permohonan ditandatangani orang lain harus dilengkapi dengan surat kuasa khusus.

source: wikipedia
Related Posts with Thumbnails