Demo Site

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Saturday, December 26, 2009

Siapakah Karl Max?

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Karl Heinrich Marx (Trier, Jerman, 5 Mei 1818 – London, 14 Maret 1883) adalah seorang filsuf, pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya, ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah, terutama mengenai pertentangan kelas, yang dapat diringkas sebagai "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas", sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis.

Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakan nya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas.” Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme, masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi).

Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme, Marx merupakan kaum terpelajar dan politikus. Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. Di lain tangan, Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional. “Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara, tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis.

Monday, December 21, 2009

Bagaimana Belajar Akuntansi dengan mudah?

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Mungkin banyak yang bertanya bagaimana belajar akuntansi dengan mudah?
Belajar Akuntansi sebenarnya bukan suatu hal yang sangat menakutkan, kita pun bisa belajar akuntansi dengan menyenangkan, yang penting pemahaman kita.

Mungkin banyak sekali yang berfikir apabila akuntansi adalah mengelola keuangan yang banyak, perusahan dan juga menakutkan.
tetapi mungkin kita sering lupa, bahwa akuntansi adalah pengelolaan informasi keuangan, dan Informasi Keuangan tidak harus selalu dibutuhkan oleh perusahaan, bisnis, atau lembaga. Namun, informasi keuangan juga dibutuhkan oleh diri kita sendiri. seringkali kita bingung berapa uang yang kita dapat, berapa uang yang kita keluarkan, dan untuk apa saja? dan tentu saja berarti kita lemah dalam mengelola keuangan kita sendiri.

Belajar Akuntansi bagi mahasiswa ataupun umum, bis akita mulai dari diri sendiri, berikut ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengelola keuangan pribadi.

Caranya adalah :
  1. Setiap kali terjadi perubahan atas kondisi (posisi) keuangan pribadi kita, kita catat dalam buku khusus. Setiap ada uang masuk, dicatat. Setiap ada uang keluar, dicatat.
    Dengan cara ini kita secara tidak langsung telah belajar konsep pencatatan, transaksi, kas dan buku kas (Cash Basis).
  2. Dalam melakukan pencatatan, jangan terjebak pada format catatan, kolom, atau apapun.. yang penting di catat dan bisa di mengerti oleh diri sendiri.
  3. Secara periodik/berkala, kita jumlahkan semua penerimaan dan pengeluaran, dan cocokkan sisanya dengan kondisi uang di kantong kita. Jika sama, berarti catatan anda telah benar. Jika tidak, Anda sendiri yang tau sebab ketidak cocokan tersebut.
    Disini anda telah belajar konsep kesesuaian (Matching concept) yaitu kesesuaian sisa uang yang ada dengan sisa uang yang tercatat.
  4. Selanjutnya adalah anda baca catatan anda.. kemudian kelompokkan transaksi yang sama dalam catatan baru. Misalnya pembelian Bensin... cari semua transaksi pembelian bensin dalam periode tersebut.. catat di lembar lain dalam buku catatan anda, kemudian jumlahkan.. maka anda akan tahu berapa Jumlah pengeluaran Bensin anda selama periode tersebut. Lakukan untuk transaksi lain yang sama.
    Disini anda telah belajar konsep penggolongan.
  5. Setelah semua transaksi dikelompokkan, coba anda cocokkan dengan jumlah total penerimaan dan pengeluarannya.. Kalo sudah cocok.. berarti anda telah berhasil belajar konsep dasar Akuntansi.
  6. Lakukan hal yang sama untuk periode berikutnya, kemudian bandingkan hasilnya dengan periode sebelumnya.. Anda akan tahu tingkat penghematan atau pemborosan yang telah anda lakukan sendiri.
    Disini anda telah belajar cara evaluasi dan penilaian kinerja keuangan anda sendiri
Lebih enak kan kalo kita belajar akuntansi sembari mempraktekannya dikehidupan sehari-hari, dan kita pun bisa lebih disiplin dan cerdas mengelola uang kita :)

Wednesday, October 21, 2009

Macam-Macam Bukti Transaksi

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Bukti Transaksi, dalam akuntansi bukti transaksi adalah kejadian awal dari siklus akuntansi, yaph, sekarang kita bahas tentang Macam-macam Bukti Transaksi, bukti transaksi untuk internal perusahaan dan juga external perusahaan.

Bukti Transaksi Internal Perusahaan adalah bukti transaksi yang dibuat dan juga beredar di lingkungan perusahaan itu sendiri, yaitu :

1. Bukti Kas Masuk
Bukti kas masuk adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah menerima uang secara cash atau secara tunai.
Coba Anda perhatikan contoh bukti kas masuk berikut ini!



2.

Bukti Kas Keluar
Bukti kas keluar adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, seperti pembelian dengan tunai atau pembayaran gaji, pembayaran utang atau pengeluaran-pengeluaran yang lainnya. Untuk lebih memahami, coba Anda perhatikan contoh di bawah ini.


3. Memo
Apa yang dimaksud dengan memo? Memo adalah bukti pencatatan antar bagian atau manager dengan bagian-bagian yang ada di lingkungan perusahaan. Coba Anda perhatikan contoh di bawah ini!



Bukti Transaksi External
Bukti transaksi ekstern adalah bukti pencatatan transaksi yang berhubungan dengan pihak di luar perusahaan. Misalnya kuitansi, faktur, nota kontan, nota debet, nota kredit dan cek. Baiklah akan kita bahas apa pengertian dari bukti transaksi ekstern tersebut dan akan saya berikan contoh-contohnya.


1. Faktur
Faktur adalah tanda bukti telah terjadi pembelian atau penjualan secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pihak pembeli. Bagi penjual faktur yang diterima disebut faktur penjualan. Biasanya faktur dibuat rangkap sesuai dengan kebutuhan. Lembaran pertama untuk pembeli, lembaran kedua untuk penjual dan lembaran ketiga untuk arsip.
Saya berikan contoh dari faktur berikut ini:


2. Kuitansi

Yang dimaksud dengan kuitansi adalah bukti penerimaan sejumlah uang yang ditanda tangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada yang membayar sejumlah uang tersebut.
Lembaran kuitansi terdiri dari 2 bagian, bagian sebelah kanan diberikan kepada pihak yang membayar dan bagian kiri yang tertinggal disebut soice (dibaca sus) sebagai arsip penerima uang. Untuk lebih memahami, perhatikan contoh di bawah ini.

Untuk lebih jelas lagi, coba Anda beli buku kuitansi, biasanya tersedia di toko-toko dan amati dengan sungguh-sungguh. Apabila Anda sudah memahami tentang bukti transaksi yang disebut kuitansi, baiklah kita lanjutkan ke bukti transaksi ekstern lainnya.

3. Nota
Apa yang dimaksud dengan nota? Nota adalah bukti atas pembelian sejumlah barang secara tunai. Nota dibuat oleh pedagang dan diberikan kepada pembeli. Biasanya nota dibuat rangkap dua, satu lembar untuk pembeli dan lembaran kedua untuk penjual.
Perhatikan contoh nota di bawah ini!


Setelah Anda mempelajari bukti pencatatan yang disebut nota, kita lanjutkan dengan bentuk yang lainnya yaitu:

4.
Nota Debet
Nota debet adalah bukti perusahaan telah mendebet perkiraan langganannya disebabkan karena berbagai hal.
Nota debet dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya karena barang yang dibeli dikembalikan, bisa disebabkan rusak atau tidak sesuai dengan pesanan dan penjual setuju barangnya diterima kembali atau harganya dikurangi.
Perhatikan contoh berikut ini!




5. Nota Kredit
Apa yang dimaksud dengan nota kredit? Nota kredit adalah bukti bahwa perusahaan telah mengkredit perkiraan langganannya yang disebabkan oleh berbagai hal. Nota kredit dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya sehubungan barang yang dijual tidak cocok atau rusak, untuk itu penjual setuju menerima barangnya.
Saya berikan contoh Nota Kredit di bawah ini.


Apakah Anda sudah memahami tentang nota kredit? Kalau masih belum, coba ulangi lagi untuk menelaahnya kembali. Apabila sudah memahami, mari kita lanjutkan dengan bukti transaksi yang lainnya.

6. C e k
Apakah Anda sudah pernah mendengar apa yang dimaksud dengan cek? Dan pernahkah Anda melihat bagaimana bentuknya? Yang dimaksud dengan cek adalah surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di Bank, agar Bank membayar sejumlah uang kepada pihak yang nemanya tercantum dalam cek tersebut. Pihak-pihak yang berhubungan dalam pengeluaran cek tersebut adalah:
- Pihak penarik, yaitu pihak yang mengeluarkan dan menandatangani cek tersebut.
- Pihak penerima, yaitu pihak yang menerima pembayaran cek tersebut.
Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh di bawah ini.



ah itu dia, sekarang kamu udah tau macam-macam bukti transaksi, dan juga udah ada contoh buktinya, jdi udah gak bingung lagi donk kalo nemu bukti transaksi yang seperti itu??

Semoga membantu :) dan tetap terus belajar.....

sumber : http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=34&fname=akt103_05.htm

Wednesday, September 16, 2009

Capital Budgeting/ Penganggaran Modal

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Dalam melakukan suatu usaha maka kita pun harus mengetahui waktu yang diperlukan agar investasi/modal usaha kita kembali. Untuk mengetahui waktu yang diperlukan biasa kita sebut dengan PAYBACK PERIOD.
Semakin cepat dari harapan semakin layak. Jika kita berharap balik modal dalam waktu 1 tahun dan ternyata menurut payback period kita sudah balik modal dalam waktu 9 bulan, maka bisnis / investasi / proyek itu layak dijalankan.

Kelebihan dari Metode Payback Period adalah :
  1. Paling mudah perhitungannya
  2. Cocok untuk evaluasi proyek-proyek kecil.
Kekurangan dari Payback Period :
  1. Tidak memperhatikan time value of money
  2. Tidak memperhatikan cash inflow setelah initial investmen kembali.
Beda Payback Period dan Break Even Point (BEP) :
Perbedaan Payback Period BEP
Satuan jangka waktu uang
Data cash flow revenue dan cost
Contoh :Initial Investment = Rp 50 juta. Cash Inflow = Pendapatan – Pengeluaran

Untuk bisnis emas, sudah balik modal di tahun ke tiga. Begitu juga dengan bisnis baju. Berarti payback periodnya = 3 juta. Bisnis ini layak atau tidak tergantung harapan pengusaha akan waktu yang dibutuhkan untuk kembali modal.

NET PRESENT VALUE adalah selisih uang yang diterima dan uang yang dikeluarkan dengan memperhatikan time value of money. Gunakan rumus time value of money yang present value untuk mengetahui nilai uang saat ini. Oleh karena uang tersebut akan diterima di masa depan, kita harus mengetahui berapa nilainya jika kita terima sekarang.
Jika selisihnya positif maka bisnis tersebut diterima. Jika negative, bisnis tersebut tidak layak.
Jika 0, bisnis tetap dijalankan jika bisnis tersebut digunakan untuk kepentingan public.
NPV semakin besar semakin layak. Untuk independent projects pilih yang positif. Untuk mutually eksklusif pilih yang positifnya paling besar.

INTERNAL RATE OF RETURN adalah adopsi dari NPV. Satuannya menggunakan %. Tingkat bunga dimana arus kas masuk yang sudah di-presentvaluekan = Initial Investment-nya. IRR > K diterima, IRR <>

DISCOUNTED PAYBACK PERIOD sama seperti payback period tapi arus kas yang digunakan sudah dikalikan dengan tingkat bunga. Dibuat untuk mengatasi kelemahan payback period

PROFITABILITY INDEX; metode ini menghitung perbandingan antara nilai arus kas bersih yang akan datang dengan nilai investasi yang sekarang. Profitability Index harus lebih besar dari 1 baru dikatakan layak. Semakin besar PI, investasi semakin layak.

Contoh kasus :
Suatu investasi ditanam pada tahun 2009 sebesar Rp 10.000.000,00. Cost of Capital 12% (Tingkat Bunga di Bank). Inflasi 10%. Diharapkan balik modal setelah tahun ke-4. Cash Flow yang diperoleh untuk 6 tahun ke depan adalah sebagai berikut :
Payback Period; modal sudah kembali pada tahun ke lima. Cara untuk menghitung waktu yang lebih rinci :
Bandingkan kekurangan tahun ke-4 dengan cash flow tahun ke-5
= (Rp 10 juta – Rp 8 juta) : (Rp 11,2 juta – Rp8.000.000) x Rp 12 bulan
= 7,5 hari
Berarti balik modal 4 tahun 7 bulan 15 hari

Discounted Payback Period


*DCF Discounted Cash Flow didapat dari cash inflow yang sudah di-presentvaluekan dengan inflasi 10%. Bisa menggunakan table TMV atau rumus untuk mencari present value.
DPP; modal baru kembali pada tahun ke-6. Investasi tidak layak karena PP dan DPP lebih lama dari yang diharapkan.

Net Present ValueInitial Investment 10.000.000
NPV -675.100
Investasi tidak layak karena NPV kurang dari nol.

Profitability Index
= 9.342.900 : 10.000.000 = 0,93429
Investasi tidak layak karena PI lebih kecil dari 1.

IRR
Cara cepat gunakan excel. Caranya : masukkan cash inflow, seperti contoh di atas. Ketik =IRR( B2:B7) = 9.9471%. B2:B7 akan muncul jika anda blok 900.000 sampai 3.300.000. Investasi tidak layak karena IRR lebih kecil dari Cost of Capital 9.9471% <>

sumber : http://id.shvoong.com/business-management/1911800-metode-capital-budgetin/

Monday, September 14, 2009

panduan Membuat Latar Belakang Masalah (Skripsi)

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Mungkin teman-teman ada yang agak kesulitan untuk membuat sebuah latar belakang masalah, sama seperti saya pun sedang bingung membuat latar belakang masalah yang bagus, tetapi setelah saya google-ing saya menemukan cara membuat latar Belakang Masalah, karena latar Belakang Masalah sangat lah penting dalam membuat suatu karya Tulis terlebih lagi Skripsi.
Nah untuk itu saya mau berbagi pada teman-teman cara pembuatan Latar Belakang Masalah.

Permasalahan Manajemen dan Riset

Permasalahan manajemen adalah permasalahan yang dihadapi secara langsung oleh pemasar, yang merupakan hal yang harus diatasi olehnya yang secara langsung akan mempengaruhi kinerja pemasaran. Permasalahan manajemen lebih bersifat teknis. Sedangkan permasalahan riset merupakan derivasi dari permasalahan manajemen, yang dirumuskan dan dijadikan acuan dasar dalam melakukan riset pemasaran.

Permasalahan dalam Riset

Permasalahan manajemen dan permasalahan riset seringkali dirumuskan dalam sub bab latar belakang masalah dan permasalahan, dalam sebuah proposal penelitian. Dalam sebuah riset akademik (skripsi, tesis atau disertasi), latar belakang masalah merupakan penggambaran akan mengapa masalah riset muncul dari sisi masalah manajemen yang muncul, disertai data, fakta atau kejadian yang muncul yang memperkuat latar belakang dan perumusan masalah. Disamping juga dalam perumusan masalah dalam latar belakang masalah periset juga harus memaparkan teori, prinsip atau kaidah teoritik lain yang dapat dijadikan sandaran berfikir dan merumuskan masalah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan latar belakang adalah :
  1. Ancangan pembahasanAncangan yang dimaksud adalah darimanakah periset mengawali pembicaraan dalam kaitan dengan masalah riset yang dilakukan. Pengambilan ancangan yang tepat akan memberikan penggambaran yang tepat pula atas masalah yang diangkat oleh periset. Sangat direkomendasikan pembicaraan dalam latar belakang lebih fokus dan mendalam, tidak meluas tapi dangkal.
  2. Alur logika pemikiran yang digunakan,Alur logika pemikiran merupakan urutan berfikir penulis dalam menuangkan gagasan yang ingin disampaiakan yang tercermin dalam susunan kalimat-kalimat dan susunan paragraf-paragraf dalam latar belakang. Alur logika pemikiran yang digunakan khususnya dalam penulisan latar belakang menjadi penting diperhatikan. Hal ini agar arah pemikiran yang dikembangkan dalam latar belakang lebih mengarah, fokus, jelas dan mudah dipahami. Latar belakang yang tidak memiliki alur logika yang jelas akan sulit bagi pembaca mengenali masalah sebenarnya, memahami pesan yang ingin disampaikan dan bahkan akan mengaburkan masalah itu sendiri.
  3. Penggunaan sumber teori sebagai dasar pemikiran,Fungsinya selain akan menjadi sandaran berfikir namun juga hal tersebut akan menjadi indikator obyektifitas tulisan. umber teori merupakan pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang disampaikan oleh seseorang yang biasanya dihasilkan dari riset. Semakin banyak teori yang digunakan maka, dalam batas tertentu, akan semakin meningkatkan obyektifitas riset, dan semakin kuat argumentasi yang dipaparkan oleh periset.Penggunaan sumber teori secara eksplisit tercermin pada penggunaan kalimat yang diakhir kalimat dicantumkan nama penulis dan tahun penulisan, sebagai cerminan kalimat tersebut diambil dari penulis yang namanya disebutkan tersebut.
  4. Penggunaan fakta dan data lingkunganPenggunaan fakta dan data dalam perumusan latar belakang adalah penting untuk mengetahui indikator-indikator dari intensitas permasalahan yang dirumuskan oleh periset.Dari fakta dan data tersebut akan diketahui seberapa luas dan seberapa parah permasalahan riel yang ada. bsennya data dan fakta dalam perumusan masalah utamanya dalam latar belakang akan mengakibatkan permasalahan menjadi sangat umum, mengambang, tidak jelas dan tidak fokus.
  5. Panjang dan kecukupanPanjang atau pendeknya penggambaran memang sangat tergantung pada jenis permasalahan yang dihadapi, untuk kepentingan apa riset dilakukan dan tentunya ketersediaan halaman atau tempat dalam menuangkan gagasan. Namun demikian prinsip yang lazim digunakan adalah bahwa penggambaran identifikasi dan perumusan masalah sebagaimana dalam latarbelakang dan permasalahan riset harus secara cukup dan tuntas mengarahkan pembaca akan masalah riel apa yang dihadapi oleh periset dan mengapa muncul dan perlu diatasi atau diteliti.
Semoga beberapa panduan untuk pembuatan Latar Belakang diatas dapat membantu....

sumber : http://www.anjarwibisono.com/index.php?action=mading.detail&id_mading=5

Friday, September 11, 2009

Metode Analisis Investasi

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Analisis Investasi ada berbagai Metode, Metode yang biasa digunakan yaitu :

1. Payback Period

Payback Period merupakan salah satu metode perhitungan Capital Budgeting yang relatif sederhana. Menurut Arifin dan Fauzi (1999:12) bahwa: "Metode ini merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash inflow yang dihasilkan oleh proyek tersebut".
Sedangkan menurut Usnan dan Suwarsono (1994;208) berpendapat bahwa : "Payback Periode metode yang mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali dalam satuan Tahun
Dari kedua pengertian diatas, maka dapatlah disimpulkan bahwa payback period adalah waktu yang diperlukan (dalam Satuan Tahun) untuk mengembalikan investasi yang telah ditanamkan oleh penanam modal berdasarkan cash Inflow yang dihasilkan oleh suatu proyek.
Cara untuk mengambil keputusan dengan metode ini adalah membandingkan payback period investasi yang diusulkan dengan umur ekonomis aktiva, apabila payback period lebih pendek dari pada umur ekonomis aktiva maka rencana investasi dapat diterima, sedangkan apabila payback period lebih panjang dari pada umur ekonomis aktiva maka rencana investasi ditolak.

2. Metode “Internal Rate of Return”
Metode ini untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian atas investasi yang dihitung dengan mencari tingkat diskonto yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas masuk proyek yang diharapkan terhadap nilai sekarang biaya proyek atau sama dengan tingkat diskonto yang membuat NPV sama dengan nol.
RUMUS!
Apabila Ao adalah investasi pada periode 0 dan A1 sampai An adalah aliran bersih dari periode 1 sampai n, maka metode IRR semata mata mencari discount factor yang menyamakan A0 dengan A1 sampai An
Penerimaan atau penolakan usulan investasi ini adalah dengan membandingkan IRR dengan tingkat bunga yang disyaratkan (required rate of return). Apabila IRR lebih besar dari pada tingkat bunga yang disyaratkan maka proyek tersebut diterima, apabila lebih kecil diterima.
Kelemahan secara mendasar menurut teori memang hampir tidak ada, namun dalam praktek penghitungan untuk menentukan IRR tersebut masih memerlukan penghitungan NPV

Internal Rate of Return (IRR)
Ukuran kedua yang sering digunakan dalam analisis manfaat finansial adalah internal rate of return (IRR) atau tingkat pengembaliandari investasi. IRR menunjukan tingkat discount rate atau tingkat keuntungan dari investasi yang menghasilkan NPV sama dengan nol.
Untuk mengitung IRR digunakan rumus sebagai berikut:
RUMUS
Kriteria penilain digunakan tingkat bunga bank. Jadi, jika IRR ??tingkat bunga bank, maka usaha yang direncanakan atau yang diusulan layak untuk dilaksanakan, dan jika sebaliknya usaha yang direncanakan tidak layak untuk dilaksanakan.

Internal Rate of Return (IRR)
Teknik perhitungan dengan IRR banyak digunakan dalam suatu analisis investasi, namun relatif sulit untuk ditentukan karena untuk mendapatkan nilai yang akan dihitung diperlukan suatu 'trial and error' hingga pada akhirnya diperoleh tingkat bunga yang akan menyebabkan NPV sama dengan nol. IRR dapat didefinisikan sebagai tingkat bunga yang akan menyamakan present value cash inflow dengan jumlah initial investment dari proyek yang sedang dinilai.
Dengan kata lain, IRR adalah tingkat bunga yang akan menyebabkan NPV sama dengan nol, karena present value cash inflow pada tingkat bunga tersebut akan sama dengan initial investment. Suatu usulan proyek investasi akan ditetima jika IRR > cost of capital dan akan ditolak jika IRR < cost of capital. Perhitungan IRR untuk pola cash flow yang bersifat seragam (anuitas), relatif berbeda dengan yang berpola tidak seragam.
Menurut Arifin dan Fauzi (1999:13) bahwa: Adapun langkah-langkah menghitung IRR untuk pola cash flow yang sama adalah sebagai beiikut:

  • Hitung besarnya payback period untuk proyek yang sedang dievaluasi.
  • Gunakan tabel discount factor, dan pada baris umur proyek, cari angka yang sama atau mendekati dengan hasil payback period pada langkah 1 di atas. IRR terletak pada persentase terdekat hasil yang diperoleh.
  • Untuk mendapatkan nilai IRR yang sesungguhnya dapat ditempuh dengan menggunakan interpolasi.

Sedangkan untuk proyek yang memiliki pola cash inflow yang tidak seragam, dapat diselesaikan dengan langkah-langkah berikut:

  • Hitung rata-rata cash inflow per tahun
  • Bagi initial investment dengan rata-rata cash inflow untuk mengetahui "estimasi" payback period dari proyek yang sedang dievaluasi.
  • Gunakan tabel discount factor untuk menghitung besarnya IRR, seperti langkah ke-2 dalam menghitung IRR untuk pola cash flow yang berbentuk seragam (anuitas). Hasil yang diperoleh akan merupakan "perkiraan IRR'.
  • Selanjutnya sesuaikan IRR yang diperoleh pada langkah ke-3 di atas, yaitu diperbesar atau diperkecil, ke dalam pola cash flow yang sesungguhnya. Apabila cash inflow yang sesungguhnya dalam tahun-tahun pertama temyata lebih besar dari rata-rata yang diperoleh dalam langkah ke 1 di atas, maka perbesarlah tingkat discount yang digunakan, dan apabila sebaliknya maka perkecillah discount tersebut.
  • Dari hasil discount rate yang diperoleh pada langkah ke-4, kernudian hitunglah NPV dari proyek tersebut.
  • Apabila hasil yang diperoleh lebih besar dari nol, maka naikkanlah discount rate yang digunakan, dan apabila sebaliknya maka turunkanlah discount rate tersebut.
  • Hitunglah kembali NPV dengan menggunakan discount rate yang baru, sampai akhirnya diperoleh discount rate yang secara berurutan menghasilkan NPV yang positif dan negatif.

Dengan jalan interpolasi akan ditemukan nilai IRR yang sesungguhnya.

Setelah IRR diketahui langkah selanjutnya adalah membandingkan IRR dengan cost of capital. Apabila IRR lebih besar dari pada cost of capital maka rencana investasi dapat diterima karena menguntungkan dan sebaliknya apabila IRR lebih kecil dari pada cost of capital maka rencana investasi ditolak karena merugikan.

Internal Rate of Return
Menentukan tingkat bunga (try & Error) yang menyebabkan NPV sama dengan 0 (nol).
berdasarkan perhitungan NPV yang sudah didapatkan.
Jika IRR >= Cost of Capital maka : Proyek dipertimbangkan diterima.

3. Profitaility Index
Profitability index atau benefit cost ratio adalah perbandingan antara nilai sekarang dari aliran kas masuk di masa yang akan datang dengan nilai investasi.
RUMUS
Selama PI tersebut sama dengan atau lebih besar dari satu, maka kita akan menerima usulan investasi tersebut.Secara umum Kalau metode NPV dan PI dipakai untuk menilai
suatu usulan investasi, maka hasilnya akan selalu konsisten. Dengan kata lain., kalau NPV mengatakan diterima, maka PI juga mengatakan diterima. Demikian pula sebaliknya. Sehingga untuk menghitung PI harus terlebih dahulu menghitung NPV dan ada beberapa kasus lain, dimana setelah perhitungan PI belum dapat mengambil keputusan, sebelum dikembalikan ke metode NPV.

Profitability Index (PI)
Shook (2002;456) mengatakan bahwa:
“Profitability index adalah Prediksi arus kas masa depan perusahaan dibagi investasi awalnya”.
Suad Usman dan Suwarsono (1994;192) mengatakan bahwa profitability index menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan penerimaan kas bersih dimasa datang dengan
nilai sekarang investasi".
Dari kedua pengertian profitability index tersebut dapat disimpulkan profitability index adalah metode Prediksi kelayakan suatu proyek dengan membandingkan nilai penerimaan-penerimaan bersih dengan nilai investasi, dengan kriteria kelayakan apabila PI lebih besar dari pada (satu) 1 maka rencana investasi dapat diterima, sedangkan apabila PI lebih kecil dari pada (satu) 1 maka rencana investasi ditolak.

Keputusan = Proyek sebaiknya diterima PI > 1

4. Metode Net Present Value
Setelah kelemahan pada metode-metode sebelumnya, orang mulai mencari cara untuk memperbaiki keefektifan evaluasi proyek. Metode yang dimaksud adalah nilai sekarang bersih (NPV). Yang mengandalkan pada teknik arus kas yang didiskontokan.
Untuk mengimplementasikan pendekatan ini, kita ikuti proses sebagai berikut : (1) Tentukan nilai sekarang dari setiap arus kas, termasuk arus masuk dan arus keluar, yang didiskontokan pada biaya modal proyek, (2) Jumlahkan arus kas yang didiskontokan ini, hasil ini didefinisikan sebagai NPV proyek, (3) Jika NPV adalah positif,
maka proyek harus diterima, sementara jika NPV adalah negatif, maka proyek itu harus ditolak. Jika dua proyek dengan NPV positif adalah mutually exclusive, maka salah satu dengan nilai NPV terbesar harus dipilih .
Persamaan untuk NPV adalah sebagai berikut
RUMUS

Net Present Value (NPV)
Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan, sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha.
Jadi, untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan, dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis dari alat-alat produksi yang digunakan untuk menjalankan usaha yang bersangkutan. Berdasarkan kedua data tersebut, NVP dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut.
RUMUS
Kriteria penilaian adalah, jika NPV?0 maka usaha yang direncanakan atau yang diusulan layak untuk dilaksanakan dan jika NPV<0,>

Net Present Value
Shook (2002;372) berpendapat bahwa :
“Konsep net present value merupakan metode evaluasi investasi yang menghitung nilai bersih saat ini dari uang masuk dan keluar dengan tingkat diskonto atau tingkat imbal hasil yang disyaratkan. Investasi yang baik mempunyai nilai bersih saat ini yang positif”.
Sedangkan menurut Bambang Riayanto (1992;115) mengatakan bahwa :
“Net present value adalah selisih antara present value dari keseluruhan proceeds yang didiscontokan atas dasar biaya modal tertentu dengan present value pengeluaran modal”.
Dari kedua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Net Present Value adalah Sebuah metode evaluasi Investasi dengan mengukur selisih antara present value dari proceeds dan nilai investasi awal. Kriteria kelayakan dari proyek ini adalah : Proyek layak jika NPV bertanda positif dan sebaliknya tidak layak jika NPV bertanda negatif.

Proyek sebaiknya diterima NPV > 0

KESIMPULAN

Kombinasi dari beberapa faktor menjadikan keputusan investasi sebagai keputusan yang paling penting bagi pengelolaan keuangan. Semua bagian di dalam perusahaan sangat terpengaruh pada keputusan ini. Kenyataan bahwa akibat keputusan ini berlanjut untuk suatu jangka waktu yang panjang membuat pengambil keputusan kehilangan fleksibilitasnya. Perusahaan harus membuat komitmen untuk masa depan. Suatu kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat memiliki konsekuensi yang serius. Jika perusahaan terlalu besar dallam aktiva, maka hal itu dapat menimbulkan beban Penyusutan dan beban lainnya yang tinggi, yang sebesarnya tidak perlu terjadi.


Ada 5 (lima) metode yang digunakan untuk menilai layak tidaknya suatu investasi akan dijalankan. Namum setelah dikaji satu per satu dari setiap metode dapat diambil kesimpulan bahwa NPV merupakan metode yang lebih representatif, dibandingkan dengan metode-metode yang lain. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan beberapa kasus yang dengan metode lain tidak diterapkan, selain dengan menggunakan metode NPV.

Dengan menngunakan analisis manfaat finansial, kelayakan usaha yang direncanakan ditentukan dengan menggunakan tiga kriteria, yaitu analisis NPV, IRR dan analisis Net B/C. Suatu rencana usaha dikatakan layak untuk dilaksanakan jika: NPV ??0; IRR > bunga bank.

Sumber : http://one.indoskripsi.com/node/2112

Saturday, September 5, 2009

Laporan Arus Kas

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Laporan Arus Kas merupakan penerimaan kas dan pembayaran kas ( pengeluaran kas). Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas dan pengeluaran kas yang digolongkan sesuai dengan kegiatan utama entitas : operasi,investasi, dan pembelanjaan. Laporan tersebut melaporkan arus masuk kas bersih atau keluar kas bersih dari setiap kegiatan dan untuk semua kegiatan usaha.

Tujuan utama laporan arus kas adalah memberikan informasi tentang penerimaan kas dan pembayaran kas entitas selama suatu periode. Tujuan keduanya adalah untuk melaporkan kegiatan operasi, investasi, dan pembiayaan suatu entitas selama periode berjalan.

Manfaat Laporan Arus Kas :

  1. Kemampuan entitas untuk menghasilkan arus kas di masa depan.
  2. Kemampuan entitas untuk membayar dividen dan memenuhi kewajibannya.
  3. Penyebab perbedaan antara laba bersih dan arus kas bersih dari kegiatan operasi.
  4. Transaksi investasi dan pembiayaan yang melibatkan kas dan nonkas selama suatu periode.

KLASIFIKASI ARUS KAS

Laporan arus kas mengklasifikasikan penerimaan kas berdasarkan kegiatan operasi, investasi, dan pembiayaan. Karakteristik transaksi dan peristiwa lainnya dari setiap jenis kegiatan adalah :

  1. Kegiatan operasi melibatkan pengaruh kas dari transaksi yang dilibatkan dalam penentuan laba bersih, seperti penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa, serta pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan untuk memperoleh persediaan serta membayar beban.
  2. Kegiatan investasi umumnya melibatkan aktiva jangka panjang dan mencangkup (a) pemberian serta penagihan pinjaman, dan (b) perolehan serta pelepasan investasi dan aktiva produktif jangka panjang.
  3. Kegiatan pembiayaan melibatkan pos-pos kewajiban dan ekuitas pemegang saham serta mencangkup (a) perolehan kas dari kreditor dan pembayaran kembali pinjaman, serta (b) perolehan modal dari pemilik dan pemberian tingkat pengembalian atas, dan pengembalian dari investasinya.
sumber : http://muttaqinhasyim.wordpress.com/2009/06/29/laporan-arus-kas/

Friday, August 28, 2009

Informasi Program Kreatifitas Mahasiswa Tahun 2009

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Informasi Program Kreatifitas Mahasiswa Tahun 2009






Nomor : 1038/D3/KM/2009 30 Juli 2009
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Penerimaan Proposal Program Kreativitas
Mahasiswa Tahun 2009


Kepada Yth : Wakil/Pembantu Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswaan
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta
Koordinator Kopertis Wilayah I s.d XII
di seluruh Indonesia.

Bersama ini dengan hormat kami sampaikan bahwa, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Pendidikan Tinggi memberi kesempatan kepada mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mengajukan usulan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 4 bidang yaitu : PKMP, PKMM, PKMK, dan PKMT yang akan didanai tahun 2010.


Perlu kami informasikan bahwa sesuai panduan PKM tahun 2009 pedoman pengajuan usulan proposal dan tata cara pengiriman proposal ke Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) dapat di download pada website : http://www.dp2m-dikti.net, dengan headline : Usulan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2009.

Sehubungan hal tersebut di atas kami sangat berterima kasih apabila Saudara berkenan menginformasikan program dimaksud kepada mahasiswa di perguruan tinggi Saudara, dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Setiap usulan proposal dibuat rangkap 2 (dua)
2. Surat pengantar resmi dari perguruan tinggi
3. CD/disket berserta print out rekap daftar seluruh proposal dari Perguruan Tinggi Saudara diisi sesuai form terlampir
4. Dikirim via email ke alamat : pkmdikti@gmail.com Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya cc : tantointer@gmail.com Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
5. Batas waktu pengajuan usulan selambat-lambatnya tanggal 9 Oktober 2009
pukul 16.00 WIB, dengan alamat :
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Gedung Dikti Lt. IV Jl. Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta.

Apabila pengiriman proposal lewat dari batas waktu yang telah ditentukan, dan
pengiriman proposal tidak disertai CD (Compact Disk) yang berisi rekapitulasi
data proposal maka proposal tidak akan diproses.
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Direktur Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat,
ttd
Suryo Hapsoro Tri Utomo


Tembusan Yth.: NIP. 131 471 476
1. Dirjen Pendidikan Tinggi (sebagai laporan)
2. Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS
3. Koordinator Kopertis Wil I s/d XII

Unduh Lampiran:

1. Pedoman Usulan PKM 2009;

2. Surat Pengajuan Usulan PKM 2010;

3. Form PKM 2009.



Temen-temen mahasiswa, ikutan yuukkkk

Contoh Judul Skripis Akuntansi-Audit

belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia
Bagi kamu yang berminat untuk mengambil judul skripis yangberkaitan tentang AUDIT, dibawah ini ada contoh judul skripsi yang berhubungan dengan pemeriksaan akuntansi atau Audit.

No.NRPNama / Judul Skripsi
1 022183012 Nurani Kristianti Sotjo


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Untuk Membantu Manajemen dalam Melaksanakan Fungsi Pengendalian Intern Pembelian (Studi Kasus PT Unilever Indonesia Jakarta)
2 022183015 Wachman Hoesni


Peranan Pengendalian Intern Terhadap Pemanfaatan Kredit Investasi Diversifikasi Tanaman Teh (Studi Kasus Pada PTP XI Pondok Gedeh)
3 022183088 Aida Syafriani,Rt.


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Untuk Membantu Pimpinan Upaya Meningkatkan Fungsi Sistem Pengendalian Intern Penjualan (Studi Kasus Pada PT Agricon di Bogor)
4 022183093 Ery Prahmadiyat


Program Pemeriksaan yang Dapat Dilaksanakan Internal Auditor dalam Mengevaluasi Fungsi Sistem Pengendalian Intern Pendapatan Sewa Kamar (Studi Kasus Pada Hotel Horison Jakarta)
5 022184002 Melawati Natasampurna


Peranan Internal Audit dalam Pencapaian Efisiensi dan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Upah dan Gaji (Studi Kasus Pada PT Pupuk Kujang Cikampek)
6 022184015 Fatina Rohani Br. S. Meli


Peranan Internal Auditing dalam Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Persediaan (Studi Kasus Pada PT Terang Kita Tranka Kebel Cimanggis)
7 022184034 Gede Darsana


Peranan Internal Audit dalam Menunjang Tercapainya Tujuan Sistem Pengendalian Intern Pembelian (Suatu Studi Kasus Pada PT Yunawati Jakarta)
8 022184085 Titin Sutini


Peranan Internal Audit dalam Hubungannya dengan Efektivitas Sistem Internal Control Penjualan (Studi Kasus Pada Nv. Indoprom Company (Indonesia) Ltd.)
9 022184098 Idham Cholid


Peranan Pemeriksaan Intern Bagi Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Pembelian
10 022186032 Ruhaendi


Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional dalam Upaya Membantu Manajemen Untuk Meningkatkan Efektivitas Pendapatan (Studi Kasus Pada Hotel Mirah)
11 022186046 Hamida


Manfaat Internal Auditing dalam Kaitannya dengan Sistem Pengendalian Intern Persediaan (Studi Kasus Pada PTP XII Gunung Mas)
12 022186093 Dasih Sri Suprapti


Peranan Internal Audit dalam Hubungannya dengan Penilaian Sistem Pengendalian Intern Penjualan
13 022186104 Jonni Suharjo Affandi


Peranan Pemeriksaan Intern Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT Perkebunan XI Parakan Salak Sukabumi)
14 022186105 Lin - Lin Herlina


Peranan Stock Opname Persediaan Sebagai Alat Pengendalian dalam Pengelolaan Persediaan (Studi Kasus Pada PT Agricon Bogor)
15 022186124 Mardawan Nababan


Peranan Internal Auditing dalam Hubungannya dengan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan (Studi Kasus Pada PT Boga Catur Rata Jakarta)
16 022186132 Nining Karrahayu


Pelaksanaan Internal Audit Atas Pengendalian Interen Pendapatan Untuk Mengamankan Penerimaan Kas Pada Hotel Mutiara (Studi Kasus Pada Hotel Mutiara Merdeka Hotel Pekanbaru)
17 022186144 Inrizal Suib


Fungsi Internal Auditor dalam Meningkatkan Pengendalian Pembelian Suku Cadang dalam Kaitannya dengan Pengeluaran Kas (Studi Kasus Pada PT Sejahtera Ind & Trad Co. Ltd.)
18 022187014 Mewasy K. (Siu Mey)


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Untuk Membantu Manajemen dalam Melaksanakan Fungsi Pengendalian Intern Penjualan
19 022187027 Sukasah Juarsa


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Tercapainya Tujuan Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT Unitex)
20 022187033 Medyana


Peranan Pemeriksaan Intern Atas Penjualan Kredit dalam Meningkatkan Keamanan dan Keandalan Piutang Dagang (Studi Kasus Pada PT Great River Industries Bogor)
21 022187034 Endang Dyah Setyorini


Kegunaan Pemeriksaan Intern Atas Internal Control Aktiva Tetap
22 022187042 RH.Yulitusih


Manfaat Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Pengendalian Administrasi Fungsi Pembelian Bahan Baku Import
23 022188001 Dayat


Pemeriksaan Intern Terhadap Pengendalian Intern Kas Untuk Menilai Efisiensi Pengelolaan Kas
24 022188020 Burhanudin


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Kaitannya dengan Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Kas (Studi Kasus Pada PT Jasa Marga (Persero)
25 022188026 Mike Rosmiati


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Rangka Meningkatkan Nilai Efisiensi dan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Upah dan Gaji (Studi Kasus Pada PT Toko Gunung Agung Bogor)
26 022188027 Yaya Mulyadarajat


Aktivitas Pemeriksaan Intern dalam Menilai Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT Good Year Indonesia)
27 022188030 Ahmad Hotib


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menilai Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Atas Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT K.I.A)
28 022188036 Rini Haryanti


Peranan Internal Auditing Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menilai Efektivitas Pengendalian Intern Upah dan Gaji (Studi Kasus Pada PT Ykk Indonesia Zipper Co. Ltd. Bogor)
29 022188038 Suprayudi


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menilai Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku
30 022188046 Evan Porgan


Peranan Internal Auditing Sebagai Alat Bantu Manejemen dalam Pengendalian Intern Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Pengoprasiaan Automatic Teller Mechine Pada PT Bank Duta Jakarta
31 022188048 Chalwan


Peranan Internal Auditing dalam Hubungannya dengan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kas
32 022188050 Heru Pracoyo


Aktivitas Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menilai Efektivitas Pengendalian Intern Piutang (Studi Kasus Pada PT Komunikajaya Pratama)
33 022188055 Agus


Peranan Pemeriksaan Intern Terhadap Peningkatan Efektivitas Siklus Penjualan (Studi Kasus Pada PT Truba Raya Trading Ciawi-Bogor)
34 022188059 D. Hardiana


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Penunjang dalam Meningkatkan Efektivitas Siklus Pembelian (Studi Kasus Pada PT Unitex Bogor)
35 022188060 Timbul Purnawan Manurung


Peranan Internal Auditing dalam Pengefektifkan Sistem Pengendalian Intern Penjualan dan Penerimaan Piutang
36 022188067 Adang Zainul Niftah


Peranan Internal Audit dalam Mengefektifkan Sistem Pengendalian Intern Persediaan (Studi Kasus Pada PT Veneer Product Indonesia di Jakarta)
37 022188074 Dian Dwiyani Setiawati


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Kaitannya dengan Sistem Pengendalian Intern Pembelian Untuk Mengamankan Harta Tetap Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Krakatau Steel Cilegon)
38 022189011 Muhamad Baihaqi


Penerapan Pemeriksaan Intern dalam Mendukung Efektivitas Pengendalian Intern Rekening Tabungan (Studi Kasus Pada PT Bank C Cabang Depok)
39 022189016 Elvi Anggreyani Gunawan


Evaluasi Atas Produk Gabungan Terhadap Laba dalam Kaitannya dengan Pengambilan Keputusan Manajemen (Studi Kasus Pada PT A.W. Faber Castell Indonesia)
40 022189020 Primarini Hartanti


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kas (Studi Kasus Pada PT Amarta Karya Jakarta)
41 022189025 Debora


Peranan Internal Audit Persediaan dalam Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Intern Bahan Baku
42 022189031 Engkos Kosasih


Peranan Internal Auditing Atas Sistem Pengendalian Kartu Kredit dalam Mengurangi Tingkat Kemacetan Penagihan
43 022189043 Genta Morina Bangun


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Mengefektifkan Pengendalian Intern Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT Good Year Indonesia)
44 022189049 Raden Elia Harlita


Peranan Bagian Internal Audit dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kas (Studi Kasus Pada PT Hotel Indonesia Internasional)
45 022189060 Rachmat Djayadi


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Penjualan (Studi Kasus Pada Pdam Kotamadya Dt.Ii Bogor)
46 022189062 Nita Rayanti


Peranan Internal Auditing dalam Pengamanan Penerimaan dan Pengeluaran Kas (Studi Kasus Pada PT Sucofindo Cabang Bandung)
47 022189063 Utoyo Risanto


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT Pabrik Kaos Aseli)
48 022189064 Wyn Sahariana


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Mengefektifkan Pengendalian Intern Persediaan Hasil Hutan (Studi Kasus Pada Perum Perhutani Unit Iii Jawa Barat)
49 022189065 Prijo Sedjati


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Mendukung Efektivitas Pengendalian Intern Rekening Koran (Studi Kasus Pada PT Bank Dagang Negara)
50 022189067 Deerlita


Peranan Internal Audit Penerimaan Kas dalam Menunjang Efektivitas Penerimaan Uang Perusahaan (Study Kasus Pada PT Sele Raya Jakarta)
51 022189069 Dadi Cahyadi


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Gaji (Studi Kasus Pada Pt.Muara Krakatau Garment Bogor)
52 022189070 Ni Wayan Suryani


Peranan Internal Auditing Atas Pengadaan Bahan dalam Kaitannya dengan Sistem Pengendalian Intern Persediaan (Studi Kasus Pada Unit Produksi Suryakencana)
53 022189076 Modes Ikhwani


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menunjang Penerapan Sistem Pengendalian Intern Kas yang Memadai (Studi Kasus Pada PT Muara Krakatau Garment Bogor)
54 022189077 Arif Kelana Kusjiarto


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efisiensi dan Efektivitas Proses Produksi (Studi Kasus Pada PT Eveready Battery Company Indonesia)
55 022189078 Hanzarsyah


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku
56 022189080 Erna Fauziana


Peranan Pemeriksaan Internal dalam Menunjang Pengamanan Piutang Dagang (Studi Kasus Pada Casmi Olypic Cabang Sukabumi)
57 022189085 Eru Subektian


Aplikasi Pemeriksaan Operational Terhadap Fungsi Penjualan dalam Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada Pdam Kotamadya Dt. Ii Bogor)
58 022189091 Agustina


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Fungsi Pengendalian Intern Personalia dan Penggajian (Studi Kasus Pada PT Puncak Raya Hotel)
59 022189094 Porman Tambunan


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kredit (Studi Kasus Pada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Cabang J
60 022189098 Tati Hartati


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Effektivitas Sistem Pengendalian Intern Atas Gaji dan Upah (Studi Kasus Pada PT Sepatu Bata di Jakarta)
61 022189100 Nurhayati


Manfaat Pemeriksaan Intern Pembelian Bahan Baku Lokal Sebagai Salah Satu Alat Pengendalian Pengeluaran Kas (Studi Kasus Pada PT X)
62 022189104 Sapto Setiono


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Bagi Manajemen Dalam Kaitannya dengan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kas (Studi Kasus Pada PT Busana Perkasa Garment Bogor)
63 022189106 Mohamad Lutfi


Peranan Analisa Deret Berkala Sebagai Tehnik Prosedur Penelaahan Analitis Untuk Mengindentifikasikan Kewajaran Nilai Penjualan Pada Tahap Awal Pemeriksaan (Studi Kasus Pada PT Kushendy Asri
64 022189108 Masrun


Peranan Internal Auditing dalam Pengendalian Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Produksi (Studi Kasus Pada PT Intermasa)
65 022189120 Firdaus Syamsu


Peranan Sistem Pengendalian Intern Penjualan dalam Kaitannya dengan Peningkatan Pendapatan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Pabrik Kaos Aseli)
66 022190035 Vivi Setiawati


Peranan Internal Audit dalam Mengamankan Penerimaan Piutang (Studi Kasus Pada PT Dwi Perdana Mandiri)
67 022190051 Rudie Sulaeman


Peranan Internal Audit dalam Memeriksa Neraca dan Laporan Rugi Pada Suatu Perusahaan
68 022190054 Hardiyan N.


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku
69 022190062 Nurjannah


Peranan Internal Auditing Terhadap Kebijakan Manajemen Atas Upah dan Gaji
70 022190125 Dede Purnama


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Membantu Manajemen Guna Mening- Katkan Sistem Pengendalian Piutang (Study Kasus Pada Induk Koperasi TNI - AD)
71 022190501 Maria Suzanty Trisnadi


Manfaat Pemeriksaan Atas Pengendalian Penjualan Kredit dalam Mengamankan Kebijaksanaan Piutang (Studi Kasus Pada PT Agricon)
72 022190504 Tanti Susanty D.S.


Manfaat Internal Auditing Atas Transaksi Foregn Exchange dalam Mengatasi Risiko-Risiko yang Dihadapi (Studi Kasus Pada Bri Kantor Pusat)
73 022191019 Wahda Azwir


Peranan Satuan Pengawasan Intern dalam Menilai Fungsi Pembelian dan Pengelolaan Persediaan Bahan Baku dan Bahan Pembantu Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Inti
74 022191103 Encep Munawar


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Manajerial dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Pengawasan Kredit
75 022191122 Lianti


Peranan Internal Audit dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Barang Jadi (Study Kasus Pada PT Kirana Elok Jakarta)
76 022191125 Popy Despianingsih


Pelaksanaan Operational Audit Atas Pengelolaan Penjualan Produk dalam Upaya Meningkatkan Efektivitas dan Efesiensi Operasi Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Busana Ria Respati)
77 022191143 Hermawan Ahmad


Peranan Internal Audit dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Barang Jadi (Studi Kasus Pada PT Winner Indonesia)
78 022191149 Yuyun Ermayanti


Peranan Sistem Pengendalian Intern Perkreditan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja (Studi Kasus Pada Bank Jabar Kantor Cabang Sumedang)
79 022191152 Deni Yulindra


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Intern Perkreditan (Studi Kasus Pada Bank Bni Cabang Jakarta Kota)
80 022191160 Oki Fridayanti


Peranan Pemeriksaan Intern dan Pengaruhnya Terhadap Efeitivitas Sistem Pengendalian Deposito (Studi Kasus Pada Bbd Bogor)
81 022191169 Kino Sebayang


Peranan Pemeriksaan Operasional Pendapatan dalam Meningkatkan Pengendalian Manajemen (Studi Kasus Pada PT Jasa Marga (Persero))
82 022191170 Ecin Kuraesin


Pengaruh Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Kolektibilitas Kredit yang Sehat Terhadap Prosedur Pemberian dan Penerimaan Angsuran Kredit Pemilikan Rumah Pada Bank Tabungan Negara Cabang Bogor
83 022191176 Inghe Susanto


Tinjauan Atas Pengendalian Intern Pada Siklus Pendapatan dan Pengaruhnya Terhadap Pengujian Substantif Transaksi Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT Anwar Sierad)
84 022191178 Sri Lestari


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT Bukaka Teknik Utama)
85 022191202 Edwin Mutidja


Evaluasi Pelaksanaan Audit Operasi Atas Fungsi Pmberlian dalam Kaitannya dengan Pengamanan Pengeluaran Kas (Study Kasus Pada PT Beton Megah Perkasa Setia Jakarta)
86 022191502 Nandang Irawan


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Memelihara Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Piutang (Studi Kasus Pada PT Kenlee Indonesia Bogor)
87 022191505 Hendiarti


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Pengendalian Intern Atas Persediaan Suku Cadang (Studi Kasus Pada PT Pelita Air Service Jakarta)
88 022192001 Eni Sulistiowati


Sistem Pengendalian Intern Pengeluaran Kas dalam Kaitannya Terhadap Pembayaran Gaji dan Upah (Studi Kasus Pada PT Cakra Buana Inti Cara Jakarta)
89 022192004 Joko Susanto


Peranan Satuan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menjalankan Fungsi Pengawasan (Study Kasus Pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah)
90 022192021 Fery Djaja Thomas


Peranan Internal Audit dalam Kaitannya dengan Pengendalian Aktiva Tetap Berwujud Pada PT Putra Sinar Remaja (Psp Group) Jakarta
91 022192025 Yana Mardiyana


Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional dalam Upaya Membantu Manajemen Untuk Meningkatkan Pengendalian Fungsi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Telekomunikasi Indonesia)
92 022192050 Erwin Bayu Prasetya


Peranan Pengendalian Intern dalam Membantu Manajemen Meningkatkan Kinerja Pelayanan Operationaln (Studi Kasus Pada PT Askes (Persero) Bogor)
93 022192072 Elis


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Pengendalian Intern di Bidang Penjualan (Studi Kasus Pada PT Inhutani Iii Jakarta)
94 022192079 Julianti


Pemeriksaan Operasional Merupakan Alat Bantu Manajemen dalam Mengefisienkan dan Mengefektifkan Pengadaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada Inhutani Iii)
95 022192086 Andry Yusuf Farid


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Mencapai Efektivitas dan Efisiensi Pendistribusian Kayu (Studi Kasus Pada PT Inhutani Iii (Persero) Jakarta)
96 022192104 Lilis Suryani


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT Kertas Padalarang)
97 022192105 Nurlela


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penjualan Kayu (Studi Kasus Pada PT Inhutani Iii Jakarta)
98 022192108 Euis Ratnawaty


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Struktur Pengendalian Intern Persediaan Barang Jadi (Studi Kasus Pada PT Dong Joe Indonesia)
99 022192115 Julihendriyanti


Penerapan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Pengendalian Intern Penjualan Gas Alam (Studi Kasus Pada PT Gas Negara (Persero) Cabang Bogor)
100 022192127 Hermawan


Peranan Manajemen Audit dalam Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku Pelumas (Studi Kasus Pada PT Pertamina Uppdn Iii Jakarta)
101 022192130 Diyanti Utami


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Persediaan Kayu Bulat (Logs) (Studi Kasus Pada PT Kayu Waja di Jakarta)
102 022192140 Yayan Abdurrahman


Pemeriksaan Operational Oleh Pemeriksa Intern Perusahaan Sebagai Evaluasi Terhadap Pengendalian Intern Atas Aktivitas Pembelian (Studi Kasus Pada PT Dwi Perkasa Mobilitama Bogor)
103 022192145 Johan Firmansyah


Evaluasi Pelaksanaan Audit Internal dalam Rangka Mempertahankan Sertifikat Iso 9000 (Studi Kasus Pada PT Nutrifood Indonesia)
104 022192180 Triani


Peranan Internal Auditing dalam Mengendalikan Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Produksi (Studi Kasus Pada PT Intirub)
105 022192192 Imeilda Pathresia M.S.


Pemeriksaan Pengelolaan Terhadap Kegiatan Pembelian Pada PT Indo American Ceramics Untuk Menunjang Kelancaran Operasi Perusahaan
106 022192204 Lestari Retno S.


Pelaksanaan Pemeriksaan Operational dalam Upaya Membantu Manajemen Untuk Meningkatkan Pengendalian Fungsi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Chuang's Cutlery Indonesia)
107 022193037 Lulu Fatimah


Peranan Management Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Pengendalian Intern di Bidang Penjualan (Studi Kasus Pada PT Krakatau Steel)
108 022193045 Marlia Wisetya


Peranan Pemeriksaan Operasional Untuk Menilai Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Atas Fungsi Penerimaan Pembayaran Piutang Konsumen (Study Kasus Pada PT Putra Surya Multidana)
109 022193088 Jonny Prabowo


Peranan Suatu Pengawasan Intern dalam Membantu Manajemen Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Jasa Marga)
110 022193098 Ria Natally


Penentuan Luasnya Prosedur Pemeriksaan Atas Penjualan, Piutang Penerimaan Hasil Ditinjau Dari Sistem Pengendalian Intern (Study Kasus Pada PT Tri Graha Sealisindo)
111 022193123 Supiati


Operasional Audit Sebagai Dasar Penilaian Efektivitas dan Efisiensi Sistem Pertanggung Jawaban Anggaran Biaya Kantor Cabang (Studi Kasus Pada PT Jamsostek (Persero))
112 022193136 Rina Saptiana


Peranan Sli Terhadap Efektivitas dan Efisiensi Pengendalian Penjualan (Studi Kasus Pada PT Telkomsel)
113 022193169 Novitasari


Peranan Internal Audit dalam Pengawasan Persediaan Barang (Studi Kasus Pada PT Perkebunan Nusantara Viii)
114 022193172 Mangatas Sinaga


Suatu Model Pemeriksaan Atas Pembelian dengan Menggunakan Metode Sampling Statistik Serta Pengaruhnya Terhadap Penyajian Harga Pokok Penjualan (Studi Kasus Pada Hero Super Market Jakarta)
115 022193181 Eka Susi Lestari


Peranan Pemeriksaan Intern Terhadap Pembayaran Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Studi Kasus Pada PT Jamsostek (Persero)
116 022193182 Herlina


Peranan Pemeriksaan Operasional dalam Menilai Sistem Pengendali- An Intern Atas Fungsi Penjualan Perkantoran (Studi Kasus Pada PT Patra Jasa)
117 022193219 Martua H.F. Tambunan


Peranan Internal Audit Atas Penjualan dan Penerimaan Kas (Study Kasus Pada PT Surya Toto Indonesia)
118 022193252 Nurul Hidayati


Analisis Pemeriksaan Operasional Pembelian Bahan Baku dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Produksi (Studi Kasus Pada PT Wijaya Karya (Persero) Jakarta)
119 022193263 Susan Rubianty


Peranan Internal Audit dalam Kaitannya dengan Efisiensi dan Efektivitas Pengerahan Dana Masyarakat Pada Bank Nusa Internasional
120 022193267 Lusi Royana Purba


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Intern Pemberian Kredit (Studi Kasus Pada PT Bank Panin Cabang Bogor)
121 022193284 Ayyub Abd. Samad Romo


Peranan Harga Pokok Produksi dalam Membantu Menyajikan Informasi Kepada Manajemen Guna Mendukung Proses Pengambilan Keputusan (Studi Kasus Pada PT Unitex Bogor)
122 022193289 Marlin Iwang


Peranan Pemeriksaan Manajemen Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Pengendalian Intern di Bidang Penjualan (Study Kasus Pada PT Astra Grafhia)
123 022193290 Sugiarto


Peranan Internal Auditing dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kas (Studi Kasus Pada PT Pupuk Kujang (Persero) Cikampek
124 022193293 Rita Mardiana


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Sarana yang Efektif Bagi Manajemen dalam Mencegah Kredit Bermasalah (Studi Kasus Pada Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.)
125 022193305 Endang Utami Wido Rahayu


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Menjaga Profitabilitas dan Keamanan Kredit yang Diberikan Kepada Debitur (Studi Kasus Pada Bank Umum Koperasi Indonesia)
126 022193306 Evawati


Evaluasi Atas Pelaksanaan Audit Operational dalam Upaya Meningkatkan Sistem Pengendalian Intern (Bagian Penjualan Sebagai Alat Informasi Manajemen (Studi Kasus Pada Pt.Jasa Marga (Persero)
127 022193311 Indrasari


Peranan Pemeriksaan Operasional Terhadap Pembelian Bahan Baku Dalam Upaya Mengefektifkanoperasi Perusahaan (Study Kasus Pada PT Bukaka Teknik Utama di Bogor)
128 022193506 Turo Diano


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Efektivitas Transaksi Deposito (Studi Kasus Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Cabang Bo
129 022194034 Umi Lathifa


Peranan Internal Audit Atas Produksi Kayu Bulat dalam Rangka Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Operasi Perusahaan Pada PT Inhutani V (Persero) Jakarta
130 022194050 Rahayu


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menilai Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Atas Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT Perusahaan Gas Negera (Persero) Cab. Bogo
131 022194056 Yani Andayani


Peranan Internal Audit dalam Membantu Manajemen Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Penggajian (Study Kasus Pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia Persero)
132 022194060 Wanti Suwandhini


Pelaksanaan Pemeriksaan Operatonal dalam Upaya Membantu Manajemen Untuk Meningkatkan Pengendalian Ungsi Penjualan (Study Kasus Pada PT PLN Persero Cabang Bogor)
133 022194089 Wahyudi


Evaluasi Terhadap Kegiatan Pemeriksaan Intern Atas Pengendalian Kas Oleh Satuan Pengawasan Intern (Studi Kasus Pada PT Krakatau Stell Cilegon)
134 022194112 Nazira


Peranan Sistem Pengendalian Intern Penjualan dan Penagihan Piutang dalam Hubungannya dengan Pengamanan Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT Abdil Murni)
135 022194227 Agus Syaefudin Triarsa


Evaluasi Atas Pengendalian Intern Piutang dan Penerimaan Kas Serta Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Ekstem Untuk Mencapai Mencapai Syarat Audit Terkait (Studi Kasus P
136 022194247 Keniz Fatmah


Kaitan Pengendalian Intern Transaksi Piutang Terhadap Pengujian Pengendalian dan Pengujian Subtantif dalam Membantu Tercapainya- Tujuan Audit Laporan Keuangan " (Studi Kasus Pada PT Kalpata
137 022194267 Indira Hadiati


Peranan Internal Auditing Sebagai Alat Pengendalian Bagi Manaje- Men dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Sistem Pengendalian Atas Siklus Personalia dan Pembayaran Gaji " (Studi Kasus
138 022194502 Nandang


Pengujian Subtantif Penyajian Persediaan Bahan Baku Kaitannya Terhadap Harga Pokok Produksi (Studi Kasus PT Cahaya Murni Bintang Barat)
139 022195093 Hon Jung


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranan- Nya Bagi Auditor Ekstern dalam Memperoleh Tingkat Kewajaran Penilaian Piutang dan Penjualan Pada Laporan Keuangan PT Sri Intan
140 022195144 Oky Nugroho Wiguno


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Atas Pengelolaan Gaji dalam Usaha Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Operasi Bagian Sumber Daya Manusia " (Studi K
141 022195221 Gunawan Panjaitan


Hubungan Pengendalian Intern dengan Pemeriksaan Akuntansi Terhadap Siklus Penjualan dan Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT Bukaka Tehnik Utama Tbk.)
142 022195239 Martha


Evaluasi Atas Pengendalian Intern Piutang dan Penerimaan Kas dan Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Ektern - Untuk Mencapai Tujuan Audit Terkait (Studi Kasus Pada PT Cahay
143 022195511 Solistia Meiliati


Kaitan Pengendalian Intern Transaksi Penggajian Terhadap Pengujian Pengendalian dan Pengujian Substantif dalam Membantu Tercapainya Tujuan Audit Laporan Keuangan Pada PT Cargill Indonesia
144 022196007 Oktavia Malasari


Peranan Struktur Pengendalian Intern dalam Pengamanan Hasil Produk dan Pengiriman Produk (Studi Kasus Pada Unit Produksi Komponen Bangunan Suriakencana
145 022196008 Hudan Mastur


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Good Year Indonesia)
146 022196022 Diana Puspitarini AR


Manfaat Internal Audit Atas Transaksi Valuta Asing dalam Mengatasi Resiko-Resiko yang Dihadapi (Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Bogor)
147 022196044 Mulyanih


Peranan Internal Audit dalam Transaksi Jual Beli Valuta Asing Kaitannya dengan Resiko-Resiko yang Dihadapi (Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Bogor)
148 022196047 R. Nena Ratnagiri


Peranan Internal Audit Untuk Meningkatkan Sistem Pengendalian Intern Penjualan dan Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT Romance Building & Furniture)
149 022196052 Ratna Christina


Peranan Internal Audit Atas Produksi Hasil Hutan dalam Rangka Meningkatkan Efektifitas dan Efisiensi Operasi Perusahaan (Studi Kasus Pada Perum Perhutani Unit Ii Jawa Timur)
150 022196066 Partogi Hamonangan L.T.


Hubungan Fungsi Internal Audit dengan Efektivitas Pengendalian Intern Piutang Pada PT Pos Indonesia (Persero) Bandung
151 022196097 Linda Marliawati


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranannya Bagi Auditor Ekstern dalam Memperoleh Tingkat Kewajaran Penilaian Piutang & Penjualan Pada Laporan Keuangan " (Studi Kasus
152 022196099 Pepie Syamsu Rohmat


Perananan Pemeriksaan Operational Atas Kegiatan Penjualan dalam Meningkatkan Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Penjualan (Studi Kasus Pada PT Industri Telekomunikasi Indonesia
153 022196130 Cahyo Karyo Utomo


Penerapan Manajemen Audit dalam Kaitannya dengan Sistem Pendistribusian Produk (Studi Kasus Pada PT Dae Hyun Indonesia)
154 022196133 Hendro Handoyo


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranananya Bagi Auditor Ekstern Untuk Menilai Tingkat Kewajaran Piutang (Studi Kasus Pada PT Ken Lee Indonesia)
155 022196154 Fery Feriyanto


Sistem Layanan Perbankan Lewat Telepon dan Pengaruhnya Terhadap Prosedur Audit
156 022196160 Dessy Ari Rosanty


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Penunjang dalam Peningkatan Efektivitas Siklus Pembelian (Studi Kasus Pada PT Truba Raya Trading)
157 022196205 Erna


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Persediaan Barang Jadi (Studi Kasus Pada PT Surya Pasifik Sejahtera)
158 022196237 Ratna Sundari Yakintawati


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranannya Bagi Auditor Ekstern dalam Memperoleh Tingkat Kewajaran Penilaian Piutang dan Penjualan Pada Laporan Keuangan " (Studi Kasu
159 022196299 Ika Agustin Noviati


Evaluasi Atas Kegiatan Pemeriksaan Satuan Pengawasan Intern Dalam Mengelola Penjualan Jasa Pergudangan (Studi Kasus Pada Pt.(Persero) Kawasan Briket Nusantara)
160 022196346 Rizal Achmadzein


Evaluasi Atas Pengelolaan Kebijakan Piutang Air dan Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Ekstern Untuk Mencapai Tujuan Audit Terkait (Studi Kasus Pada Pdam Kabupaten Sukabum
161 022196503 Prasuci Rochani


Evaluasi Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranannya Bagi Auditor Ekstern dalam Memperoleh Tingkat Akurasi Laporannya (Studi Kasus Pada PT Tiga Raksa Satria)
162 022197009 Vanny Fransisca


Peranan Internal Auditing dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Persediaan Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia)
163 022197049 Nina Yulianti


Evaluasi Atas Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional dalam Upaya Meningkatkan Pengendalian Intern Persediaan Bahan B-aku Sebagai Alat Bantu Manajemen Pada PT Upati
164 022197066 Rieko Sartika Sari


Evaluasi Atas Pengendalian Intern Piutang dan Penerimaan Kas Serta Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Ekstern Untuk Mencapai Tujuan Audit Terkait Pada PT Hadinata
165 022100228 Tina Kartini


Peranan Pemeriksaan Intern Atas Penjualan Kredit dalam Meminimalkan Piutang Tak Tertagih (Studi Kasus Pada PT Sierad Produce,Tbk)
166 022101701 Sidik


Peranan Pemeriksaan Intern Terhadap Efesiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada Pdam Tirta Pakuan Bogor)
167 022101706 Fifi Fitriati


Peranan Penggunaan Teknik Audit dalam Pemeriksaan Laporan Keuangan Terhadap Keberhasilan Mengungkap Indikasi Kecurangan (Studi Kasus Di Kantor Bpkp Perwakilan Provinsi Jakarta)
168 022191089 Nanang Saepudin


Peranan Pemeriksaan Intern (Internal Audit) dalam Mengefetifkan Sistem Pengendalian Intern Atas Kas (Study Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Bersih Kabupaten Sukabu
169 022194191 Susanti


Evaluasi Atas Pengendalian Intern Piutang dan Penerimaan Kas dan Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Intern Untuk Mencapai Tujuan Audit Terkait (Studi Kasus Pada PT Mitra
170 022194262 Asep Hamdani


Hubungan Antara Pemeriksaan Operasional Terhadap Efektivitas Biaya Produksi Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Semen Cibinong Tbk)
171 022195065 Dudun Wahyudin


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Pengendalian Bagi Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Atas Siklus Personalia dan Pembayaran Gaji Upah " (Studi Kasus Pa
172 022195096 Tiarma BR Aritonang


Pengujian Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranan Auditor Ekstern Untuk Menilai Tingkat Kewajaran Piutang Usaha (Study Kasus Pada PT Kuda Pangan)
173 022195116 Farizal


Peranan Intern Audit Untuk Meningkatkan Sistem Pengendalian Intern Penjualan dan Penerimaan Kas (Study Kasus Pada Vigrinia Indonesia Company)
174 022195213 Helmi


Peranan Pemeriksaan Intern Sebagai Alat Bantu Bagi Manajemen dalam Kaitannya dengan Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Kas Pada PT Bahari Haluan Samudera
175 022195214 Jihan Farahwati


Analisis Pemeriksaan Operational Atas Pengelolaan Penjualan Produk Guna Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Operasi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Astika Sambo International Bogor)
176 022195237 Arief Ferri Herawan


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Peneriamaan dan Peranannya Bagi Auditor Extern dalam Memperoleh Tingkat Kewajaran Penilaian Piutang dan Penjualan Pada Laporan Keuangan " (Studi Kasus Pa
177 022195252 Suryani


Evaluasi Atas Pengendalian Intern Piutang dan Penerimaan Kas dan Peranannya Untuk Membantu Pengujian Auditor Ekstern dalam Menilai Tingkat Kewajaran Piutang Usaha (Study Kasus Pada PT Aust
178 022195290 Yuni Liana Herawati


Peranan Pengendalian Intern Atas Persediaan Bahan Baku Sebagi Alat Bantu Auditir Intern dalam Menelaah Efisiensi dan Efektifitas Perolehan Persediaan Bahan Baku (Study Kasus Pada PT Cahaya
179 022196043 Fitrianida Manullang


Peranan Internal Audit Untuk Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Pengelolaan Kas (Study Kasus Pada PT Bank Niaga)
180 022196050 Cecep Supriyadi


Peranan Internal Audit dalam Pengawasan Persediaan Container dalam Menunjang Peningkatan Penjualan Jasa Pengiriman Barang (Studi Kasus Pada PT Djakarta Loyd)
181 022196051 Andri Pratama


Peranan Internal Audit dalam Rangka Pengendalian Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Produksi (Studi Kasus Pada PT Argo Pantes Bekasi)
182 022196062 Ricko Widardo


Penilaian Keandalan Pengendalian Intern Atas Pemberian Kredit Sebagai Alat Bantu Bagi Auditor dalam Menentukan Kewajaran Penyajian Piutang (Studi Kasus Pada Pd. Bank Rakyat Indonesia)
183 022196063 Cornelia Atlantica Ria M


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efisiensi dan Efektivitas Proses Produksi (Studi Kasus Pada PT Trias Sukses Dinamika)
184 022196070 Rendra Prahasta


Mekanisme Pelaksanaan Pemeriksaan Persediaan Oleh Internal Auditor dalam Rangka Mewujudkan Pengelolaan Persediaan yang Efektif dan Efisien (Study Kasus Pada Ptp. Nusantara VIII Cimulang)
185 022196076 Jaya Hari Wibowo


Evaluasi Pemeriksaan Intern Terhadap Pengelolaan Aktiva Tetap dalam Rangka Mencapai Optimalisasi Pendayagunaan Aktiva Tetap (Study Kasus Pada PT Indosat (Persero))
186 022196085 Arianto


Pengaruh Dari Pengendalian Internal Terhadap Luasnya Pemeriksaan Penjualan dan Piutang Dagang (Studi Kasus Pada PT Astra Internasional Honda Sales Operation
187 022196088 Adhe Marlina


Peranan Internal Audit dalam Pengawasan Persediaan Barang (Study Kasus Pada PT Trias Sukses Dinamika)
188 022196096 Lusiana Susanti


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Meningkatkan Pengendalian Intern Di Bidang Penjualan (Study Kasus Pada PT Trias Sukses Dinamika)
189 022196107 Iswadi


Evaluasi Atas Pelaksanaan Audit Manajemen Terhadap Fungsi Pemasaran dalam Menunjang Operasi Perusahaan yang Efektif dan Efisiensi (Study Kasus Pada PT British American Tobacho)
190 022196191 Asep Mardiyan Sapri


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Hae Wae Indonesia)
191 022196207 Aruman Nugraha


Peranan Internal Auditor dalam Mengefektifkan Pengawasan Manajemen Melalui Sistem Pengelolaan Kas Kecil Secara Impres (Study Kasus Pada PT Ficcosin)
192 022196214 Rusli Mulana


Evalusasi Terhadap Kegiatan Pemeriksaan Intern Atas Pengendalian Kas Oleh Kesatuan Kontrol Intern (Study Kasus Pada PT Pln (Persero) Unit Bisnis Distribusi Jawa
193 022196215 Susan Indriati


Peranan Manajemen Audit Sebagai Alat Bantu Manajemen dalam Mencapai Efektivitas dan Efisiensi Pendistribusian Minyak Bumi (Studi Kasus Pada Pertamina Vico Indonesia)
194 022196294 Irawan Sukapraja Diputra


Evaluasi Atas Kebijakan Piutang dan Peranannya dalam Memembantu Fungsi Pengujian Auditor Ekstern Untuk Menapai Tujuan Audit Terkait (Study Kasus Pada PT Pertamina)
195 022196300 Jemmy Sudjatmiko


Evaluasi Atas Pengelolaan Kebijakan Piutang dan Peranannya dalam Membantu Fungsi Pengujian Auditor Ekstern Untuk Mencapai Tujuan Audit Terkait (Study Kasus Pada PT Varia Perdana Karya)
196 022196306 Rossita Ari Triana


Peranan Pemeriksaan Intern Laba Membantu Manajemen Guna Meningkatkan Sistem Pengendalian Piutang (Study Kasus Pada PT Kawasan Briket Nusantara (Persero))
197 022196352 Eko Bayu Kusmardhani


Peranan Pengendalian Intern Penjualan Air Bersih Pada Pelanggan Kelompok Industri dan Komersil Serta Penagihan Piutang dalam Hubungannya dengan Pengamanan Piutang Perusahaan (Study Kasus Pad
198 022197043 Pita Eni Herviani


Peranan Internal Audit dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Siklus Pendapatan Pada PT Multi Mandiri
199 022197067 Yoself Lie


Peranan Audit Operasional Atas Pengendalian Persediaan Untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Sistem Persediaan (Studi Kasus Pada PT Elang Perdana)
200 022197069 Neneng Fitriyani


Peranan Internal Audit Terhadap Struktur Pengendalian Intern Atas Siklus Personalia dan Pembayaran Gaji Upah (Studi Kasus Pad PT Bukaka Teknik Utama, Tbk)
201 022197075 Wiwin Okinawasti


Pengaruh Penerapan Sistem Just In Time Terhadap Lingkup Pengujian Substantif Atas Persediaan (Study Kasus Pada Kantor Kuntan Publik Drs. Hadisusanto & Rekan
202 022197079 Supriatna


Peranan Pemeriksaan Manajemen Sebagi Alat Bantu Manajemen dalam Menyehatkan Pengendalian Intern Dibidang Penjualan (Study Kasus Pada PT Astra International Tbk. Cabang Cibinong
203 022197090 Marlina Rahayu


Peranan Satuan Pengawas Intern dalam Menilai Fungsi Pembelian dan Pengelolaan Persediaan Bahan Baku dan Bahan Pembantu Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Study Kasus Pada PT Seja
204 022197092 Dewi Rahmawati


Manajemen Audit Atas Aktivitas Pengadaan Persediaan dalam Meningkatkan Pengendalian Persediaan Suku Cadang Pesawat Untuk Mendukung Kesiapan Operasional (Study Kasus Pada PT Pelita Air Serv
205 022197097 L i n a


Peranan Pengendalian Intern Atas Persediaan Bahan Baku Sebagai alat Batu Bagi Auditor Intern dalam Menelaah Efisiensi dan Efektivitas Perolehan Persediaan Bahan Baku (Study Kasus Pada Pt.Aus
206 022197127 Andri Irawan


Peranan Struktur Pengendalian Intern Piutang dalam Meminimalkan Kerugian Akibat Adanya Dana yang Tertahan dalam Piutang Pada Pdam Kabupaten Sukabumi
207 022197138 Lina


Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas dan Peranannya Bagi Auditor Ekstern dalam Memperoleh Tingkat Kewajaran Penilaian Piutang dan Penjualan Pada Laporan Keuangan Pada PT Elan
208 022197153 Hera Dayanti


Peranan Struktur Pengendalian Intern Untuk Mengatasi Penyalahgunaan Pemakaian Premi Pada PT Bumi Putera Muda 1967 Jakarta
209 022197159 Diki Muhamad Sidik


Peranan Pengendalian Intern Piutang Terhadap Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sukabumi)
210 022197165 Rini Palupi


Peranan Internal Auditing dalam Meningkatkan Efisiensi Sistem Pengendalian Atas Siklus Pembayaran Gaji Pada PT Bayu Raharja
211 022197184 Sopia Dewi


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Tujuan Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku Pada PT Masterina
212 022197193 Nunuk Dwi Murtiningtyas


Peranan Internal Auditing dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Persediaan Bahan Baku (Study Kasus Pada PT Kirw Budi Prima Indonesia)
213 022197208 Deden Hasanah


Peranan Internal Audit dalam Menunjang Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku (Study Kasus Pada PT Sejahtera Industrial Trading Co.Ltd)
214 022197214 Muhamad Febriansyah


Peranan Internal Audit dalam Pengendalian Persediaan Untuk Menunjang Performance Produksi Breeding Fasur (Study Kasus Pada PT Sierad Produce Tbk.)
215 022197223 Achmad Nurzaen


Evaluasi Ats Struktur Pengendalian Intern dan Penetapan Resiko Pengendalian Penerimaan Premi dan Pembayaran Klaim (Study Kasus Pada PT Asuransi Takaful Umum)
216 022197240 Mohamad Budi Setiawan


Peranan Audit Manajemen Sebagai Alat Pengendalian dalam Rangka Meningkatkan Efektivitas dan Efesiensi Perkreditan (Studi Kasus Pada Bank Dki)
217 022197272 Sutiyaswartiarlin


Pengaruh Pemeriksaan Intern Terhadap Prosedur Pemberian Kredit Rumah dalam Menunjang Kolektibilitas Kredit yang Sehat (Studi Kasus Pada Bank Bali Cabang Bogor)
218 022197501 Fetty Aminah Sofyatin


Pranan Internal Audit dalam Membantu Manajemen Meningkatkan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Pengawasan (Studi Kasus Pada PT Igar Jaya)
219 022198032 Idik Sidik


Pengaruh Struktur Pengendalian Intern Penggajian dan Kepegawaian Terhadap Audit Atas Siklus Penggajian dan Kepegawaian (Studi Kasus Pada PT Roda Mas Sejahtera)
220 022198071 Mulyani


Pengaruh Pemeriksaan Operasional Atas Pembelian Bahan Baku Terhadap Peningkatan Efektivitas Produksi (Studi Kasus Pada PT Unilever Indonesia Tbk)
221 022198074 David Lucas


Peranan Pengujian Atas Siklus Pendapatan dan Penerimaan Kas Bagi Auditor Ekstern Untuk Menilai Tingkat Kewajaran Piutang (Study Kasus Pada PT Fatex Tori)
222 022198084 Sarah Marini Simanjuntak


Evaluasi Pengendalian Intern Siklus Penggajian dalam Menyusun Program Audit Atas Pos Gaji dan Upah (Studi Kasus Pada PT Tritama Texindoraya)
223 022198087 Nina Andriana


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Mengefektifkan Pengendalian Intern Persediaan (Studi Kasus Pada PT Mirajaya Persada)
224 022198099 Andri Sukmayadi


Pengaruh Audit Operasional Terhadap Fungsi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Intraca Wood Manufacturing)
225 022198103 Harry Cahyanto


Pengaruh Penerapan Struktur Pengendalian Intern Piutang Terhadap Tingkat Perputaran Rata-Rata Piutang (Studi Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pakuan)
226 022198144 Ardi Ardian


Peranan Fungsi Internal Audit Terhadap Efektivitas Pemberian Pinjaman/Kredit (Studi Kasus Pada Bank Mandiri Cabang Juanda Bogor)
227 022198152 Asep Kurniawan


Kaitan Pengendalian Intern Transaksi Penggajian dengan Pengujian Pengendalian dan Pengujian Substantif dalam Membantu Tercapainya Tujuan Audit Laporan Keuangan Pada PT Binapapan Perkasa
228 022198182 Egi Maibella


Pengaruh Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional Terhadap Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Great River International)
229 022198184 Yulianti


Hubungan Fungsi Satuan Pengawasan Intern dengan Efektivitas Pengendalian Intern Biaya Operasi (Studi Kasus Pada PT Pln (Persero) Unit Bisnis Distribusi Band
230 022198200 Susi Silvia H


Hubungan Pemeriksaan Intern dengan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Atas Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT Pln (Persero) Unit Bisnis Distribusi Band
231 022198206 Dodi Nuryaman


Peranan Internal Audit Pada Perusahaan Leasing dalam Menunjang Efektivitas Penagihan Piutang Usaha (Studi Kasus Pada PT Federal International Finance)
232 022198231 Tina


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efisiensi dan Efektifitas Proses Produksi (Study Kasus Pada PT Prizer Indonesia Tbk.)
233 022198244 Dinawaty


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Mengeektifkan Pengendalian Intern Persediaan Greige (Study Kasus Pada PT Tritama Texindoraya)
234 022198248 Linda Agustin Pangkey


Evaluasi Audit Operasional Untuk Meningkatkan Efektivitas Sistem Penggajian dan Pengupahan (Studi Kasus Pada PT Citra Maya Garmindotama)
235 022199004 Endi Sumawardani


Peranan Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Penjualan (Studi Kasus Pada PT Elang Perdana Tyre Industry)
236 022199059 Delly Ruslianty


Peranan Fungsi Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Persediaan Barang Jadi (Studi Kasus Pada PT Sierad Produce, Tbk)
237 022199080 Kamelia Djakaria


Peranan Fungsi Pemeriksaan Intern Untuk Menunjang Efektivitas Pengendalian Intern Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Yabes Indotama)
238 022199092 Nina Roselany Martanoko


Pengaruh Fungsi Pemeriksaan Intern dalam Mengefektifkan Pengendalian Intern Proses Produksi (Studi Kasus Pada PT Tritama Texindoraya)
239 022199097 Rian Nahriansyah


Peranan Fungsi Internal Audit dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Keuangan (Studi Kasus Pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharj
240 022199100 Yudi Yamin


Peranan Pemeriksaan Operasional dalam Menunjang Tercapainya Efektivitas Penjualan (Studi Kasus Pada PT Perkebunan Nusantara VIII Gunung Mas (Per
241 022199112 Iman Mohamad Firmansyah


Pengaruh Pemeriksaan Internal Terhadap Pelaksanaan Operasional Divisi Penjualan (Studi Kasus Pada PT Perkebunan Nusantara VIII)
242 022199140 Intan Kurnia Ningsih


Peranan Fungsi Pemeriksaan Intern dalam Mengefektifkan Struktur Pengendalian Intern Atas Piutang Dagang (Studi Kasus Pada PT Sari Koyotoki Internasional Jakarta)
243 022199172 Ruly


Pengaruh Pelaksanaan Audit Operasional Penjualan Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Penjualan (Studi Kasus Pada PT Hero Supermarket Tbk)
244 022199181 Lylyk Priambodo


Peranan Fungsi Pemeriksaan Intern dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Atas Pembelian Bahan Baku Studi Kasus Pada PT Lucky Abadi Textile Factory)
245 022199199 Siti Khodijah


Peranan Fungsi Pemeriksaan Intern dalam Meningkatkan Keefektifan Pendapatan Dari Penjualan Tiket Penumpang (Studi Kasus Pada Kantor Pusat Perum Damri)
246 022199226 Nani Haerani


Peranan Internal Audit Sebagai Alat Bantu Pengendalian Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Pembayaran Gaji (Studi Kasus Pada PT Texplastindo Kemas Industri)
247 022199230 Siti Aisyah


Peranan Pelaksanaan Internal Audit dalam Menunjang Efektivitas Struktur Pengendalian Intern Atas Penjualan (Studi Kasus Pada PT Astra Internasional Tbk)
248 022199712 Niken Liestiorini


Peranan Pemeriksaan Intern (Internal Audit) dalam Mengefektifkan Sistem Pengendalian Intern Atas Kas (Study Kasus Pada PT Indofarma Global Medika Cab.Bogor)

semoga contoh judul skripis Akuntansi- Audit diatas dapat membantu kamu...

sumber : http://www.feunpak.web.id/jima/akt-pa.htm
Related Posts with Thumbnails